Aktual, Independen dan Terpercaya


Ibu dan Anak 6 Tahun Asal Kuansing Jadi Korban Tergulingnya Bus PMTOH

Angkat-Jenazah.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TALUK KUANTAN - Dari enam penumpang meninggal dunia akibat tergulingnya Bus PMTOH, terdapat seorang ibu dan anak laki-lakinya berusia 6 tahun.

Ibu dan Arga, nama anak laki-laki tersebut, naik di Kiliran Jao, Sumatera Barat, hendak pulang ke rumahnya di Kebun Lado, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Bus PMTOH terguling di tikungan dan turunan, Desa Kasang, Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Riau, Rabu, 9 Oktober 2019, pukul 11.00 WIB.

"Ada enam korban meninggal dibawa ke Puskesmas Lubuk Jambi, 5 dewasa dan satu masih anak-anak," ujar Kepala UPTD Kesehatan Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik, Masni.

Dari jumlah enam korban tersebut, empat di antaranya sudah diketahui identitasnya. Termasuk Arga, sedangkan ibunya, belum bisa teridentifikasi.

"Kabarnya ia naik dari Kiliran Jao mungkin mau pulang ke Kabun Lado," kata Masni.

Bus PMTOH ini dari Kiliran Jao, Sumatera Barat, hendak ke Pekanbaru, Riau, melalui Jalan Lintas Tengah berjalan turun naik Bukit Betabuh, gugusan Perbukitan Barisan.

Marni menceritakan, Kepolisian sudah menghubungi keluarga korban di Kebun Lado. "Tadi Pak Polisi sudah menghubungi keluarganya, keluarga korban segera menuju Puskesmas," ujar Marni.

Saat ditanyakan, apakah Arga berangkat sendirian, Masni mengatakan, ia berada dalam mobil bersama ibunya. "Kita juga belum mengetahui mana ibunya. Ibunya meninggal juga," kata Masni.

Dari enam korban meninggal dunia, empat korban meninggal sudah diketahui identitasnya. Berikut nama-nama korban, pertama, Ridwan sopir II, Fauzan belum diketahui alamatnya, Arga warga Kebun Lado dan warga Lampung, Siti Ngamina.

"Dari enam korban yang meninggal itu, tiga jenis kelamin laki-laki dan tiga lagi perempuan," katanya.

Selain enam korban meninggal dibawa ke Puskesmas Lubuk Jambi, kata Marni, ada lima korban dengan luka berat sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan.

"Sisanya ada enam korban mengalami luka ringan. Jumlahnya tadi ada 17, dengan rincian 6 meninggal, 5 luka berat dan 6 luka ringan," ungkapnya.

Masni menceritakan, RSUD Taluk Kuantan sudah mengirimkan dua unit Ambulance dan tenaga membantu proses evakuasi korban tergulingnya PMTOH.

Keenam jenazah, jelasnya, masih berada di Puskesmas Lubuk Jambi. "Nanti selesai identifikasi baru dikirim ke RSUD," katanya.

Kapolsek Kuantan Mudik AKP Afrizal mengakui ada warga Kebun Lado, Kuansing, meninggal dalam kecelakaan tersebut. "Nanti ya, ini Pak Kapolda mau turun meninjau lokasi kecelakaan," katanya.