Indragiri Hilir Menuju Swasembada Pangan, Wardan: Ini Kita Rintis Sejak 2015 Silam

Bupati-HM-Wardan-Panen-Raya.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

Laporan: DEDI PURWADI 

RIAU ONLINE, TEMBILAHAN - Sejak 2015, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah melakukan upaya peningkatan produksi padi, jagung dan kedele (Upsus Pajale).

Hari ini, Bupati Inhil, HM Wardan, melakukan kegiatan program tersebut, Minggu, 30 Juli 2017, di Parit Sidomulyo, Dusun Selamat Abadi, Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang.

"Keberhasilan program tersebut patut kita syukuri bersama, mengingat dengan kerjasama yang baik antara semua stakeholder, produksi padi dapat ditingkatkan dari tahun ke tahun. Upaya tersebut sejalan dengan program Pemerintah Pusat," ungkap Wardan.

Baca Juga: Polisi Tertipu, Infonya Puluhan Kg Ganja, Ternyata Rumput

Peningkatan produksi tanaman pangan, tutur Bupati Wardan, perlu terus diupayakan secara berkesinambungan setiap tahunnya. Ini dilihat dari kuantitas dengan tidak melupakan sisi kualitas. Pasalnya, dari tahun ke tahun kebutuhan pangan terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk.

Bupati Inhil, HM Wardan Panen Raya

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ferry HC Ernaputra mengatakan, sebagai daerah dengan siklus pasang-surut, maka potensi produksi padi, jagung dan kedelai harus dimanfaatkan dengan baik melalui implementasi operasi khusus ini.

"Pemanfaatan potensi ini dapat dilakukan dengan peningkatan luas areal tanam dan bantuan benih serta sarana produksi lainnya bagi petani, " ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Holtikultura Inhil, Kuswari menjelaskan, dalam upaya mendukung Program Opsus Pajalai, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah mengalokasikan bantuan berupa mesin pertanian, berupa 10 unit traktor roda 2, 8 unit pompa air, 2 unit Conbine Harvester, 7 unit power thresher, dan 2 unit corn sheller.

"Dari jumlah bantuan tersebut, Kecamatan Keritang mendapat bantuan 500 hektare padi hibrida, traktor roda 2 sebanyak 4 unit, pompa air 4 unit dan combine harvester 1 unit," ungkap Kuswari.

Sebagaimana diketahui, Kuswari menuturkan, Kabupaten Inhil memiliki luas lahan pertanian mencapai 25.169 hektare, 5.275 hektare di antaranya berada di Kecamatan Keritang.

Bupati Inhil, HM Wardan Panen Raya

"Dari luas lahan tersebut yang baru bisa kita manfaatkan untuk tanaman padi pada musim tanam periode Oktober-Maret 2016/2017 ditargetkan 20.979 hektare. Dari target tersebut terealisasi seluas 19.208 hektare atau sekitar 91,55 persen. Sedangkan, pada musim periode April- September (2017) ditargetkan 6.647 dan baru terealisasi 3.702 hektare, " jelasnya.

Klik Juga: Bupati Wardan Jelaskan Program Maghrib Mengaji Dan Salat Subuh Berjemaah

Dari luas tanam tersebut, disebutkan Kuswari, Kecamatan Keritang telah mampu merealisasikan keseluruhan luas lahan menjadi lahan tanam, yakni seluas 5.275 hektare.

Dalam kegiatan panen raya padi ini, Bupati Inhil didampingi istri Hj Zulaikhah Wardan serta rombongan, Tim Operasi Khusus Padi, Jagung dan Kedele (Upsus Pajale) Pusat, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ferry HC Ernaputra, DR Rustam dari BPTP Riau, Kadis Pertanian, Peternakan dan Holtikultura Inhil, Kuswari, Unsur Forkopimda, dan pejabat eselon Pemkab Inhil lainnya. (adv)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline