Aktual, Independen dan Terpercaya


Wabup Zulkifli: Bupati Keluarkan Kata-kata Kotor

Wakil-Bupati-Kuansing-Zulkifli.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, TALUK KUANTAN - Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Zulkifli mengatakan, Bupati Sukarmis saat mendatangi ruangannya dengan emosi, sempat mengeluarkan kata-kata tak pantas diucapkan oleh seorang pemimpin daerah. 

 

"Pak Bupati datang ke ruangan saya dengan emosi. Ia keluarkan kata-kata tak pantas diucapkan layaknya seorang kepala daerah, pemimpin daerah," kata Zulkifli saat menelepon RIAUONLINE.CO.ID, Rabu (10/2/2016) malam. 

 

(Baca Juga: Inilah Laporan Wabup Zulkifli yang Bikin Emosi Bupati Sukarmis

 

Dua pemimpin Kuansing ini nyaris saling jual beli pukulan jika tidak ditahan oleh masing-masing ajudan mereka. Pemicunya, Wakil Bupati Zulkifli membuat laporan ke Badan Pengawas Keuangan (BPK) tentang dugaan korupsi dalam pembangunan Tiga Pilar. 

 

Ketiga Pilar itu, pembangunan Universitas Kuantan Singingi (Unisiks), Pasar Modern dan Hotel. Pembangunan ketiga itu, sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh LSM Suluh Kuansing, 1 Juni 2015. 

 

Koordinator LSM Suluh Kuansing, Nerdi Wantomes, ketika itu mengatakan, ketiga pilar tersebut diudga pengerjaannya ada korupsi Pertama, pembangunan pasar tradisional berbasis modern dengan anggaran senilai kurang lebih Rp 44 miliar.

 

Kemudian, proyek pembangunan hotel mewah Rp 47 miliar. Pembangunan hotel tersebut justru dilakukan di dekat area pusat pemerintahan dan tidak di dekat lokasi wisata.

 

Sedangkan, dugaan tindak pidana korupsi lainnya, pembangunan Universitas Kuantan Singingi (Uniks) Rp 51 miliar. Pada 2015, Nerdi menyebut, anggaran tersebut ditambah, masing-masing untuk pasar Rp 5 miliar, hotel Rp 8 miliar, dan universitas Rp 23 miliar. 

 

(Klik Juga: Bupati Kuansing Tantang Wakilnya Duel Satu Lawan Satu

 

Sebelumnya, Rabu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Bupati Sukarmis mendatangi ruangan Wakil Bupati Zulkifli dengan emosi. Ia kemudian, tutur Zulkifli, menantang dirinya untuk berkelahi di luar, bukan dalam ruangan.  Gayung bersambut, tantangan itu kemudian dijawab iya oleh mantan Sekda Kuansing itu. 

 

"Tahap I sudah selesai, tak bayar, kemudian 2016 dianggarkan kembali. Kemana uang itu semuanya dan saya betul melaporkan ini ke BPK," kata Zulkifli. 

 

Sementara itu, seperti dilansir dari tribunpekanbaru.com, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kuansing, Muharman, mengakui jika keduanya bertengkar hingga nyaris duel satu lawan satu.

 

"Masa bupati dijelek-jelekkan. Mereka itu kan satu paket saat maju (Pemilukada) dulu. Sekarang menjelekkan kinerja bupati. Melaporkan Bupati ke BPK. Siapapun akan marah," kata Muharman.

 

Insiden pertengkaran tersebut disaksikan langsung oleh Muharman. Menurutnya, saat itu dirinya juga ikut melerai keduanya agar tidak berujung saling pukul.

 

"Ya, begitulah. Bagaimana saya mau mengatakannya. Memang mereka (bupati dan wakil bupati.red) bertengkar. Kalau sudah begitu ya, DPRD lah yang menyelesaikan," ujarnya

 

Simak berita Kisruh Bupati Sukarmis-Wabup Zulkifli lainnya dengan klik di sini.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline