Deklarasi di Tengah Pemukiman Warga, Zukri Misran Menangis saat Sungkem

H-Zukri-Misran-H-Nasarudin.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, PELALAWAN-Sebelum mendaftar ke KPU Pelalawan, Balon bupati dan wakil bupati Pelalawan, H Zukri Misran- H Nasarudin SH MH Kabupaten menggelar deklarasi,  Jumat 4 September 2020.

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Zukri-Nasarudin memilih tempat deklarasi sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan tahun 2020 di Permukiman warga, tepatnya di daerah Tanjung Raya Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Deklarasi diikuti ribuan massa dari tim partai politik pendukung, tim pemenangan, hingga simpatisan dari berbagai kecamatan.

Dalam acara deklarasi Zukri-Nasarudin, ada momen yang cukup mengharukan dan memancing emosi para pendukungnya.

Tepat ketika Zukri dan Nasarudin didebut memberikan sambutan sekaligus mendeklarasikan diri.

Zukri Misran terlebih dahulu mengucapkan terimakasih kepada ayahnya H Misran yang hadir dan duduk di samping podium.

Kata-katanya terhenti seiring dengan mimik wajahnya yang berubah sedih dan air matanya mulai bercucuran.

Zukri langsung berjalan sambil menangis menemui H Misran dan sungkem serta memeluk ayahnya yang juga turut menangis.

"Yang paling saya hormati orangtua saya, bapak H Misran. Penyemangat saya, yang selalu membimbing dan mendoakan saya. Semoga beliau panjang umur," pekik Zukri dengan air mata yang masih bercucuran.

Selain itu, Zukri juga menyebutkan nama istrinya, Sela Pitaloka, yang selama ini mendampingi dirinya sejak Pilkada lima tahun lalu.

Kemudian mendukung penuh Zukri untuk kembali maju sebagai calon bupati pada tahun ini. Ia menemui istrinya dan memeluknya sambil menangis.

Mereka rela meninggalkan jabatan sebagai wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang memiliki kehidupan berbeda dengan orang lain, untuk mencoba peruntungan sebagai kepala daerah.

"Tapi hari ini kita ikhlaskan dan tinggalkan semuanya. Karena kami yakin yang kami kejar hidup di dunia ini bukan jabatan dan kekuasaan. Tapi membantu masyarakat yang kesusahan dan kemajuan daerah ini," kata Zurki yang diisambut tepuk tangan dan suara riuh pendukungnya.

Orasi Zukri terus memancing semangat para pendukungnya serta simpatisan yang hadir. Ia juga memperkenalkan satu persatu para politisi dari partai pendukung yakni PDI Perjuangan, PPP, dan Partai Kesatuan Bangsa (PKB).

Termasuk juga para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan paguyuban suku yang hadir. Massa bertahan hingga deklarasi selesai dan berisitirahat sebelum pendaftar ke KPU setelah shalat Jumat.

Ketua Koalisi Pelalawan Maju, Junaidi Purba menyebutkan, Bapaslon Zukri-Nasarudin merupakan koalisi yang paling besar diantara pasangan calon lain.

Ada sepuluh kursi di parlemen yanh mengusung Zukri-Nasarudin yakni PDI Perjuangan lima kursi, PPP ada dua kursi, ditambah dengan PKB tiga kursi.

"Ini angka yang sempurna dan koalisi terbesar dalam memenangkan Zukri-Nasarudin," kata Ketua DPC PPP Pelalawan ini.

Anggota DPRD Pelalawan asal Pangkalan Kerinci ini juga menyatakan, banyak ide dan pemikiran untuk perubahan serta kemajuan Pelalawan kedepan yang akan diusung Bapaslon tersebut. Dijadwalkan pendaftaran ke KPU sekitar pukul 13.30 wib