Anda Tinggal di Tambang dan Siak Hulu? Waspadalah

Air-Sungai-Subayang-Meluap.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)


RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala BPBD Kampar, Santoso, memperingatkan masyarakat yang bermukim di sekitar hilir Sungai Kampar untuk bersiaga sewaktu-waktu air akan naik sehingga menyebabkan banjir.

 

Wilayah hilir Sungai Kampar ini, tuturnya, sangat berpotensi banjir terjadi pada hari, Jumat (12/2/2016) dan esok hari, Sabtu (13/2/2016), di antaranya Kecamatan Tambang dan Siak Hulu.

 

"Kita memperingatkan kepada masyarakat berhati-hati dan bersiaga karena hari ini hingga esok hari kita memprediksi banjir akan sampai di Kecamatan Tambang dan Siak Hulu. Terutama bagi masyarakat Buluh Cina," ujar Santoso.

 

(Baca Juga: Sekarang Baru Terasa, Tak Miliki BPBD, Kuansing Kerepotan Tangani Banjir

 

Tim BPBD Kampar, tuturnya, telah mengirimkan bantuan logistik ke Kecamatan Tambang. Mereka melakukan peninjauan serta evakuasi dengan mendirikan posko darurat di kecamatan tersebut.

 

"Kalau hari ini kita akan turunkan logistik di 25 posko di Kecamatan Tambang. Sedangkan esok paginya kita akan terjun ke Buluh Cina untuk droping logistik juga dan melakukan kegiatan evakuasi di sana," tuturnya. 

 

Santoso menceritakan, banjir terjadi tahun ini merupakan banjir terparah dalam sejarah. Pasalnya, luasnya wilayah terdampak akibat banjir tersebut. 

 

"Banjir di Kampar itu dimulai sejak 15 Januari lalu dan terjadi selama 15 hari hingga awal Februari kemarin. Kemudian beberapa hari setelahnya banjir kembali terjadi dengan intensitas yang jauh lebih besar," tutur Santoso.

 

(Klik Juga: Riau Tetapkan Bencana Banjir, Berharap Bantuan Pusat

 

Banjir yang merendam Kabupaten Kampar meliputi 12 kecamatan. Jumlah ini adalah setengah lebih dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. Artinya kata Santoso, setengah lebih wilayah Kampar sudah terendam air hingga kini.

 

"Masyarakat Kampar yang terdampak banjir totalnya adalah sebesar 26.614 KK. Jumlah tersebut jika dihitung jiwa ada sekitar 133.070 jiwa dari 22 kecamatan yang ada," urainya.

 

Simak berita Banjir Sungai Kampar lainnya dengan klik di sini.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline