Nenek-nenek Berseragam SD Meriahkan Pawai HUT ke-77 RI di Siak

Nenek-nenek-pawai.jpg
(Hendra Dedafta/RIAUONLINE.CO.ID)


RIAU ONLINE, SIAK - Seorang nenek berusia 66 tahun mengenakan seragam SD turut memeriahkan pawai HUT ke-77 RI, di Kampung Jati Baru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Hadirnya sejumlah lansia sebagai peserta pawai tersebut menarik perhatian warga. Berbagai komentar lucu datang dari warga yang menyaksikan pawai tersebut.

Seorang nenek peserta pawai, Sukilah (66), mengaku mengikuti pawai tersebu untuk mengingatkan generasi penerus bangsa agar tetap menjaga rasa nasionalisme yang harus dipupuk dari bangku SD.

Menurut, pengenalan dasar tentang NKRI berawal dari tingkat SD. Hal itu membuatnya ingin memotivasi anak-anak SD dengan menggunakan seragam merah putih.

"Sudah tua kayak gini aja rasa nasionalisme kami masih sangat kuat, makanya kami masih mau didandani seperti anak Sekolah Dasar demi untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tutup Sukilah

Sementara itu, Penghulu Kampung Jati Baru, Ahmad Jainuri, mengatakan pihaknya melakukan kegiatan berdampak positif untuk memeriahkan HUT ke-77 RI.

"Dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI, kita ingin melakukan kegiatan yang dampaknya positif, supaya kampung kita nanti menjadi bersih, indah dan nyaman," ucap Penghulu Kampung Jati Baru, Ahmad Jainuri.

Untuk itu, kata Jainuri, digelar lomba kebersihan antar RT, seluruhnya berjumlah 28 RT yang ada di Kampung Jati Baru.

"Satu bulan yang lalu saya sampaikan, Alhamdulillah seluruh pemerintahan kampung beserta Masyarakat semangatnya sangat luar biasa, semuanya kompak bergotong royong mengikuti lomba ini," ucap Jainuri.

Dalam hal ini Kampung Jati baru juga memperoleh juara I Kategori Kampung Nasional atas partisipasi dan peran aktif meningkatkan jiwa nasionalisme memperingati HUT ke-77 RI tahun 2022 se-Kecamatan Bungaraya.

Selai itu, seluruh warga di Kampung Jati Baru turut melaksanakan upacara HUT RI di lapangansepak bola Kampung Jati Baru, dilanjutkan dengan pawai mengelilingi kampung.