Alat Berat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Rusak, Ini Akibatnya

Sampah-meluber.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus tidak menampik percepatan kinerja TPA kini masih jauh dari harapan. Ia menilai, aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, Kota Pekanbaru masih perlu dibenahi.

Menurutnya, aktivitas di TPA Muara Fajar memang sudah mengalami perubahan dari sebelumnya. Kinerja TPA belum memuaskan, ditambah empat unit alat di TPA mengalami kerusakan.

Alat tersebut mestinya mengangkut sampah di sepanjang jalan akses masuk TPA. Ia menyebut, seharusnya TPA Muara Fajar memiliki empat set alat beroperasi di TPA.

Satu set yakni satu eskavator dan dozer. Total ada delapan unit alat berat bisa membuat pengelolaan sampah kembali normal. Namun di TPA tersebut hanya ada dua set alat.

Ada empat unit alat berat yang beroperasi dengan baik. "Tapi dua alat sudah tua, dua alat lagi kita sewa," jelasnya usai meninjau TPA Muara Fajar akhir pekan kemarin.

Menurutnya, dengan kondisi saat ini tiga set alat yang idealnya digunakan tidaklah cukup. Maka selain disewa, pemerintah kota juga memberi satu set alat berat yakni satu eskavator dan satu dozer.

Firdaus pun mendorong perbaikan pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar. Ia mengingatkan agar pengelola TPA mesti menerapkan sanitary landfield atau pelapisan.

"Kalau sekarang masih belum bisa dilakukan. Malah berantakan, karena tidak disiplin dan alat berat terbatas," paparnya.

Firdaus menyebut dengan teknik pelapisan ini membuat pengelolaan sampah di TPA lebih efisien. Sampah yang ada ditimbun dengan tanah hingga beberapa lapis.

Adanya keterbatasan alat berat membuat banyak sampah yang menumpuk di areal itu tidak dikelola dengan baik. Ia pun mengingatkan agar seluruh alat berat yang ada bisa digunakan secara optimal untuk sementara.

"Walau alatnya sudah tua, tetap bisa digunakan. Lakukan perbaikan berkala," tegasnya.

Dirinya mengingatkan bahwa manajemen persampahan saat ini tidak cuma menambah alat berat. Ia menyebut, perlu ada sumber daya manusia yang paham dalam mengelola sampah di TPA.

Diketahui luas TPA Muara Fajar mencapai mencapai lima hektar. Kapasitas sampah yang tertampung di TPA ini mencapai 1.100 ton per hari.