Pantas Mafia Tanah Tak Berkutik di Riau, Ini Strategi Kepala BPN Riau

Kepala-kantor-wilayah-BPN-Riau-M-Syahrir.jpg
(WAYAN SEPIYANA/Riau online)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Kepala kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau, M Syahrir mengatakan untuk tahun 2020 di Riau sudah tiga kali dilakukan pembagian sertifikat hak atas tanah.

 

Ia menyampaikan dengan adanya penyerahan sertifikat ini diharapkan sesuai arahan Presiden Jokowi konflik dan sengketa wilayah berkurang.

 

"Ya, tadi Alhamdulillah, Bapak Presiden kita Joko Widodo telah menyerahkan sertifikat hak atas tanah di seluruh Indonesia di 26 provinsi termasuk kita di Riau," kata M Syahrir, Selasa, 05 Januari 2021, usai acara penyerahan serifikat di Gedung Daerah Balai Serindit.

 

Syahril menjelaskan bahwa di Riau sudah diserahkan sebanyak 3.514 sertifikat yang merupakan sisa dari target 2020 itu kurang lebih sekitar PTS 40 ribu redistribusinya 12.500. 

 

"Jadi, ini sisa, terakhir gak ada lagi habis, zero. Sudah kita bagikan semua tiga kali," ujarnya.

 

Kata Syahrir, penyerahan sertifikat yang pertama bulan Agustus oleh Pak Menteri, yang kedua bulan November oleh Presiden, dan yang ketiga diawal Januari oleh Presiden kembali.

 

"Dengan adanya penyerahan sertifikat itu, konflik sebagaimana tadi disampaikan oleh presiden," tegasnya.

 

Ia berharap agar sengketa, konflik, dan mafia tanah, itu bisa berkurang.

 

 

"Bahkan kalau bisa zero. Tidak ada lagi sengketa-sengketa di wilayah kita ini (di Riau)," pungkasnya.