Tren Kasus Ranmor Meningkat di 2020, Kasus Narkoba Mengikuti

Irjen-Agung-Setia-Imam-Effendy27.jpg
(DEFRI CANDRA/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kasus pencurian dan kejahatan, kasus pencurian dan kekerasan serta kasus pencurian motor mengalami peningkatan dari tahun 2019-2020 di sektor Polda Riau.

 

Hal ini diketahui usai Polda Riau menggelar ekspos akhir tahun 2020 di lantai 5 gedung baru Mapolda Riau jalan Pattimura, Pekanbaru, Rabu, 30 Desember 2020.

 

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan untuk kasus Pencurian dan kejahatan, pencurian dan kekerasan serta pencurian motor mengalami peningkatan.

 

 

"Kasus Curat pada tahun 2019 ada 913 kasus, tahun 2020 mengalami peningkatan sebanyak 1280 kasus, jadi ada peningkatan (28,67%). Kasus Curas pada tahun 2019 ada 251 kasus, sedangkan tahun 2020 ada 344 kasus, ada peningkatan (27,03%). Terakhir kasus pencurian motor pada tahun 2019 ada 486 kasus, tahun 2020 ada 705 kasus, terjadi peningkatan (31,06%)," ucap Irjen Agung kepada media, Rabu, 30 Desember 2020.

 

Jebolan Akpol 1988 akan terus berupaya meminimalisir peningkatan kasus tindak kejahatan yang terjadi di Provinsi Riau.

 

Selanjutnya, ada 1.674 kasus Narkotika sepanjang tahun 2020 dengan jumlah tersangka 2.335.

 

Irjen Agung mengungkapkan ada empat kasus dalam peredaran Narkoba di bumi lancang kuning ini.

 

"Sabu ada 1.454 kasus dengan tersangka 2.082 orang dan barang bukti 601,3 Kilogram. Pil Ekstasi ada 98 kasus dengan 139 orang tersangka dengan barang bukti, 133.595 butir. Ganja ada 81 kasus dengan tersangka berjumlah 105 orang dan barang bukti 169,4 kilogram. Happy five ada 7 kasus dengan 9 orang tersangka dan barang bukti 12.864 butir," tutup Irjen Agung.

 

Sebelumnya diketahui, Tahun 2020 Indonesia dilanda Covid-19, Polda Riau bersama seluruh komponen gelorakan penanganan penyebaran virus corona.

 

Mencegah penyebaran corona, Polda Riau telah menggelar operasi Aman Nusa II dengan 1702 personil, Rabu, 30 Desember 2020.

 

 

"Polda Riau telah menangani kegiatan pendeteksian dengan berbagai macam klaster sebanyak 341 ribu kegiatan," tutur Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi.

 

Selain itu, terkait upaya pencegahan, Polda Riau telah sosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 sebanyak 2,4 juta kegiatan.