Gawat, Kasus DBD di Pekanbaru Sepanjang Tahun 2020 Nyaris 500

Nyamuk-Aedes-Aegypti4.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PEKANBARU- Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru nyaris mencapai 500 kasus. Terhitung sejak Januari hingga 14 Desember kemarin, ada sebanyak 491 kasus.

 

Sebanyak tiga pasien meninggal akibat DBD. Data yang diterima, satu pasien meninggal dari Kecamatan Senapelan dan dua lainnya dari Tenayan Raya. 

 

 

 

"Selebihnya, sudah ditangani dan sudah sembuh. Pasien meninggal satu orang di awal tahun lalu," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih, Kamis 17 Desember 2020.

 

Zaini mengimbau agar warga selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Intinya, kata dia, memberantas DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. 

 

Terurama pada musim hujan akan mempercepat perkembangan nyamuk pembawa DBD. "Kita imbau masyarakat jaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari DBD," imbuhnya.

 

 

Rincian jumlah kasus DBD di Pekanbaru, Sukajadi 18 kasus, Senapelan 20 kasus, Pekanbaru Kota 7 kasus, Rumbai Pesisir 26 kasus, Rumbai 30 kasus, Limapuluh 37 kasus, Sail 7 kasus, Bukit Raya 54 kasus, Marpoyan Damai 70 kasus, Tenayan Raya 86 kasus, Tampan 79 kasus dan Payung Sekaki 57 kasus. Sehingga total 491 Kasus.