Suka Tanaman, Sarjana Teknologi Banting Stir Bikin Usaha Desain Taman

bibittanamanpku.jpg
(@bibittanamanpku)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Memiliki latar belakang sarjana ilmu teknologi Mita Indriya Wulandari dan suaminya, Bayu Febrio, tertarik usaha jasa pembuatan desain taman sejak tahun 2018. Namun, pelanggan banyak meminta sekaligus untuk dibuatkan taman. Sebab pekerja taman kerap tidak paham dengan disain ia buat.

“Karena tidak ada basic (dasar) pertanian awalnya bingung,” kata Mita.

Kemudian Mita dan Bayu berusaha untuk mencari informasi dan belajar teknik pembuatan taman melalui media sosial.

 

Langkah promosi dilakukan dengan cara mengunggah disain ke media sosial. Pada disain tertera sudah dicantumkan pula Rancangan Anggaran Biaya (RAB) berikut dengan jenis dan bahan digunakan kepada pelanggan yang tertarik.

Mita dan Bayu menyediakan sistem paket yaitu jasa disain sekaligus jasa pembuatan taman. Namun, jika pelanggan sudah memiliki contoh disain diinginkan bisa memesan jasa pembuatan taman saja.

Harga jasa pembuatan taman tergantung luas dan jenis tanaman yang diinginkan. Selain itu, ia juga kerap menyesuaikan dengan anggaran disediakan pelanggan.

Saat ini Mita dan Bayu memiliki satu orang karyawan. Mita, mengungkapkan, pengerjaan pembuatan taman masih nyaman dilakukan sendiri bersama suaminya.

“Pernah dikerjakan orang tapi tidak sesuai dengan harapan, terpaksa kami ulang lagi jadi kerja dua kali,” ujarnya.

Alat digunakan dalam pembuatan taman yaitu, cangkul, gunting, stabilizer, meteran, sraber, sekop dan pemadat tanah. Lama pengerjaan hanya satu hari.

“Kami pagi sudah datang dan selesai biasanya habis Ashar,” ungkapnya.

Jenis bunga biasa digunakan yaitu bunga brokoli, sebalik angina, krokot, melati putih dan lili paris. Coral yang paling sering digunakan yaitu coral putih dan hitam

Saat ini Mita dan Bayu masih mengambil tanaman untuk kebutuhan taman masih melalui pihak ketiga.

Sehari sebelum pengerjaan Mita dan Bayu selalu melakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi bakal taman. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan taman adalah kondisi atau kontur area taman.

“Yang bikin lama itu bersihkan areal taman dan penggemburan tanah,” ujar Mita.

Adanya pelanggan yang terlalu banyak komplain padahal tidak sesuai dengan biaya yang disediakan menjadi kendala yang pernah ia hadapi.

Rata-rata pemesanan tiap bulan biasanya mencapai 3 pelanggan. Jika ada hari besar tertentu bisa mencapai 6 pelanggan dalam satu bulan.

Kisaran harga jasa pembuatan taman yang pernah diterima Mita mulai dari Rp 1,6 juta.

Bagi Mita, menekuni jasa pembuatan taman adalah hobi yang dibayar. Menurutnya, melalui usaha jasa pembuatan taman ini untung didapatkan lumayan. Maka dari itu ia serius ingin menekuni usaha ini bersama suaminya.

Rencananya ia sedang dalam proses menabung agar bisa memiliki kebun pribadi. Sehingga kebutuhan tanaman bisa di stok sendiri dan tidak melalui pihak ketiga lagi.

 “Karena banyak juga pelanggan yang ingin datang ke kebun untuk memilih jenis bunga sendiri,” ungkapnya.

Ia berharap usahanya ini bisa semakin berkembang. Sehingga pasarnya semakin luas.

 “Harapannya hotel-hotel di Pekanbaru sudah tidak pesan jasa pembuatan taman dari luar kota lagi, karena di Pekanbaru sekarang juga sudah ada kok jasa pembuatan taman,” ujarnya.

 

Sistem pemesanan jasa pembuatan taman bisa melalui media sosial Instagram dan facebook dengan akun @bibittanamanpku atau langsung ke nomor kontak tertera.

 “Kalau mau lebih cepat bisa di chat WA saja,” ucapnya.