Karena Cewek, Player Bloody Bunny Sering Digoda saat Open Mic

Bloody-Bunny.jpg
(Sigit Eka Yunanda/Riau online)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Dunia E-Sport masih lekat dengan citra maskulinitas, meski tidak ada korelasi khusus dengan kemampuan bermain, seringkali wanita terpinggirkan dalam gim online. 

 

Hal ini lah yang berusaha diubah oleh tim e-sport Bloody Bunny. Tercatat, Bloody Bunny menjadi tim pertama di Pekanbaru yang memiliki tim e-sport wanita khususnya PUBG Mobile.

 

 

 

Salah seorang player Bloody Bunny, Han Sora yang biasa dikenal sebagai BBT.Rosepark di jagat PUBG menuturkan sering digoda dan diremehkan saat bermain. 

 

"Kalo digoda ya sering, apalagi kalo open mic. Tapi kalo lagi ga up perform sering dijelekin sih. Katanya main wanita lah, skill noob lah" ujar Sora. 

 

Menanggapi hal ini Sora lebih memilih membuktikan diri lewat performa alih-alih menanggapi komentar tersebut.

 

"Kita ga usah ngelawan pakai omongan, cukup bilang aja jangan sampai sama aku ya" ujar Sora sambil tertawa. 

 

Tidak hanya dalam gim, komentar miring juga sering diarahkan ke para wanita yang bermain game di dunia nyata

 

"Aku sering juga dimarahi mama, kok main game terus. Bahkan adik aku main game juga aku dimarahin" ujar member lain, Nadia atau lebih dikenal dengan BBT.Malika di PUBG. 

 

Dengan adanya tim e-sport wanita ini, membuat para wanita bisa mengasah skill di dunia game namun juga saling memotivasi di real life. 

 

Keduanya juga berharap, player PUBG wanita di Pekanbaru bisa muncul ke permukaan sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata. 

 

Terkait kemungkinan menjadi profesional player, keduanya mengaku memiliki keinginan tersebut namun tidak menjadikan hal tersebut prioritas. 

 

 

"Kan masih banyak juga yang harus dikerjakan, sementara ini belum kepikiran. Tapi tetap terus berlatih" ujar Nadia.