Kompol Hotmatua Ambarita Bagikan Sembako untuk Pahlawan di Masa Pandemi

Kompol-Hotmatua-Ambarita.jpg
(Roni Tuah/Istimewa)

Laporan: Aulia Roni Tuah

 

RIAUONLINE, PEKANBARU- Personil Polsek Tampan bagikan sembako kepada Tenaga Medis, Penggali Kubur dan juga para Guru, memperingati hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. 

 

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan pada Selasa 10 November 2020, untuk memperingati hari pahlawan pada tahun ini, pihaknya memberikan bantuan berupa sembako.

 

Bantuan tersebut diperuntukan kepada Pahlawan yang berjuang mencerdaskan anak bangsa, Pengali kubur, serta Tenaga Medis yang sudah berjuang dalam masa Pandemi Covid19.  

 

 

 

"Di saat pandemi covid19 ini merupakan rekan-rekan kita yang sudah berjuang dan menjadi pahlawan dimasa kini, rekan-rekan kita dari tenaga medis, rekan-rekan kita dari guru, kemudian rekan-rekan kita dari penggali liang lahat," Sebutnya.

 

Tidak hanya itu, Menurut Ambarita, Masyarakat yang menjalankan protokol kesehatan juga dapat dianggap sebagai pahlawan. Dengan mematuhi Protokol Kesehatan, dapat memutus mata rantai Covid19.

 

"Seluruh masyarakat juga menjadi para pahlawan pada saat ini, untuk memutus mata rantai covid19 kita sama-sama menjadi pahlawan untuk diri sendiri dan orang lain, untuk tetap mematuhi protol kesehatan," Jelasnya.

 

Ambarita berharap, Pemberian sembako kepada pejuang Covid19 sebagai bentuk apresiasi dari kepolisian kepada tenaga medis, Penggali kubur serta para guru-guru dalam meringankan beban ekonomi mereka, dalam menghadapi masa Pandemi ini.

 

"Kita sedikit memberikan apresiasi dalam bentuk kegiatan memberikan sembako kepada para pahlawan kita tadi, jadi kiranya dapat meringankan beban beliau-beliau sekalian,"Harapnya.

 

Salah satu guru penerima sembako bernama Abrianti, yang merupakan salah satu guru di SD 111 Pekanbaru mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.  Abrianti juga mengatakan, tidak akan surut semangat mengajar siswa meski dalam masa Pandemi ini.  

 

 

"Dalam masa Covid ini, kami tetap semangat, lebih semangat lagi

mengajar anak bangsa supaya cerdas. Untuk anak-anak supaya lebih semangat lagi dia belajarnya, kalau gak semangat, sangat percuma pahlawan kita berjuang selama ini, karena anak-anak kita saat ini akan menjadi pahlawan kita selanjutnya," Kata Abrianti.