Cara Christian Hutabarat Bangun Motiviasi Hingga Bisa Kuliah di Luar Negeri

christian.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Christian Hutabarat, putra daerah asal Riau mampu meraih mimpi untuk bisa kulia di Erasmus University, Belanda melalui jalur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP).

Ia juga memiliki banyak pengalaman di organisasi nasional di antaranya pernah menjabat sebagai Ketua PPI (Perkumpulan Pelajar Indonesia) Belanda.

Tahun 2021 nanti, ia akan berangkat ke Australia untuk studi S3 juga dengan jalur beasiswa serta menjadi Founder (pendiri) dan CEO DukungCalonmu.com sebagai Startup digitalisasi politik pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Christian berpesan kepada anak muda yang ingin mengukir prestasi, hal pertama harus dilakukan adalah mengenali dan mengidentifikasi diri sendiri. Ketika mampu mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri maka akan mudah untuk menutupi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki.

Selanjutnya ia juga menegaskan untuk berani bermimpi tinggi.

“Kalau sudah berani bermimpi tinggi maka kalau jatuh juga tidak di tempat yang rendah,” katanya.

Ketika berani bermimpi tinggi maka usaha yang akan dilakukan juga akan semaksimal mungkin. Ia menyarankan untuk banyak belajar dengan orang yang lebih dahulu melewati perjuangan hingga bisa menjadi sosok menginspirasi.

“Kita harus belajar juga dengan banyak orang besar atau sukses sehingga kita tahu bahwa untuk menjadi seperti mereka tidak ada yang instan,” ucap Christian.

Kemudian perlu adanya daya tahan dan konsistensi untuk melakukan usaha mencapai mimpi yang telah ditetapkan.

“Lakukan setiap usaha layaknya ini akan menjadi usaha terakhirmu jadi lakukan yang terbaik,” kata Christian.

Ketika mulai merasa lelah ia menyarankan untuk kembali mengingat tujuan awal dan berbagai proses yang sudah dilewati.

“Gagal bukan sebuah hal yang memalukan, tetapi berhenti berusaha adalah kegagalan yang hakiki,” ujarnya.

Christian sangat mementingkan progress (peningkatan) dalam setiap proses. Ia memiliki karakter untuk tidak mudah puas atas sebuah pencapaian. Setiap sesuatu yang dilakukan harus dengan usaha terbaik.

“Di atas langit masih ada langit, jadi jangan mudah puas dan berbangga hati,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, meski berasal dari daerah kecil di Indonesia tetapi kesempatan untuk bisa mengukir prestasi hingga ke luar negeri bukan hal yang mustahil asal ada kemauan.

“Kita memang tidak bisa memilih lahir sebagai siapa, tetapi diingat tumbuh dan mati sebagai siapa adalah pilihan kita,” tegasnya.