Ternyata Tidak Semua Pohon Bisa Dijadikan Bonsai, Ini Alasan Utamanya

Roemahbonsai-Pekanbaru3.jpg
(Roemahbonsai Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Tanaman bonsai yang unik akan menarik perhatian orang yang melihatnya. Namun, tidak semua tanaman bisa diperlakukan atau dibuat menjadi seni bonsai. Selain itu, terdapat pula hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin membuat tanaman bonsai.

 

Setiap tanaman berakar tunggang dengan batang keras dan berumur panjang seperti pohon sebenarnya bisa untuk dijadikan tanaman bonsai. Namun, karena bonsai termasuk dalam sebuah seni maka estetika sangat menjadi perhatian bagi pelakunya. 

 

Tanaman yang dipilih untuk dijadikan bonsai biasanya yang memiliki daun kecil dan kulit batang yang tidak mudah terkelupas. Tanaman bonsai membutuhkan tanaman yang memiliki performa maksimal dalam segi kesuburan dan keindahan. 

 

 

 

“Seperti pohon mangga tidak bisa sebab daunnya terlalu besar, kulitnya tebal dan mudah terkelupas  sehingga sulit jika mau dijadikan bonsai,” ujar Dorris, pengusaha tanaman bonsai Roemahbonsai Pekanbaru. 

 

Mencari bahan bonsai terkadang tidak semudah yang dibayangkan sebab bakal bonsai juga memiliki bentuk yang beragam.

 

“Mencari jenis tanaman yang sama gampang, tapi kalau bentuknya yang sama akan sangat jarang itulah yang membuat penggemar bonsai akan merasa sangat terpukul jika bonsai mati dalam masa proses,” katanya.

 

Hal yang harus diperhatikan tanaman bonsai adalah kesuburan. Tanaman yang berada di dalam pot memiliki media sumber unsur hara yang terbatas. Selain itu, perkembangan akar juga akan terbatas.

 

“Kita harus menambahkan makanan dalam bentuk pemupukan rutin untuk tanaman bonsai kerena tanaman berada di dalam pot,” ujarnya.

 

Pemilihan media juga harus tepat agar penyerapan unsur hara dapat optimal. Dorris biasa menggunakan media pasir Malang. Pasir Malang merupakan sebuah media tanah vulkanik. 

 

Pasir Malang memiliki kelebihan yaitu porositas yang bagus atau mampu meloloskan air agar tidak jenuh kelebihan air. Pori-pori tanahnya baik sehingga oksigen dalam tanah bisa lebih banyak tersedia bagi tanaman.

 

“Katanya sih ketersediaan mineralnya juga bagus,” katanya.

 

Dorris biasanya menjual pasir malang dengan harga Rp 40 ribu per karung dengan bobot 10-13 kilogram. 

 

 

Untuk mendapatkan pasir Malang di Pekanbaru bisa melalui Dorris dengan mengunjungi Roemahbonsai Pekanbaru di Jalan Parit Indah Ujung atau melalui Facebook Roemahbonsai Pekanbaru dan Instagram @Roemahbonsaipekanbaru.