Himpitan Ekonomi Bikin Peredaran Narkoba Marak di Tengah Pandemi

Polsuspas4.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning tak ada henti-hentinya. 

 

Mulai dari tempat hiburan malam, Star City, Queen Club, Imperial Karaoke, Anggota Kepolisian Polda Riau, Kompol Imam Zaidi Zaid yang juga terlibat peredaran 16 Kilogram narkoba, bahkan baru-baru ini oknum Polsuspas Kemenkumham Kanwil Riau, Wandi terlibat peredaran barang haram ini.

 

Kriminolog dari Universitas Islam Riau (UIR), Syahrul Akmal Latif mengungkapkan tanggapannya perihal maraknya peredaran narkoba ditengah wabah Covid-19.

 

 

 

"Pandemi Covid-19 membuat ekonomi melemah, saat itulah mereka akan melakukan apapun untuk bertahan hidup. Namun, jangan dijadikan alasan untuk mengedarkan barang haram ini," ucap Syahrul kepada RIAUONLINE.CO.ID, Sabtu, 31 Oktober 2020.

 

Syahrul mengajak kepada generasi muda untuk dapat melakukan kegiatan positif dari pada terlibat peredaran narkoba ini.

 

"Mari kita bersama-sama melakukan kegiatan positif, hindarilah kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri," tambahnya

 

Syahrul juga meminta dan memengajak semua elemen masyarakat untuk dapat bekerjasama dalam memberantas tindak kejahatan terutama peredaran narkoba di Provinsi Riau.

 

 

"Jika generasi muda ingin selamat, mari bersama-sama saling mendukung memberantas peredaran narkoba,

serta komitmen dan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjalankannya,"  tegas Syahrul.