Hafizha Puteri, Juara Pertama Bercerita Tentang Dampak Mercuri Gold Ismia

Hafizha-Puteri.jpg
(Robi Susanto/Riau online)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Hafizha Puteri, Siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 015 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, Riau berhasil keluar sebagai juara satu lomba bercerita tingkat Kabupaten Tahun 2020.

Sementara juara dua diraih Chantika Medina Mecca dari SDN 010 Sungai Bawang dan Althafunnisa Beilqisty dari MI Darul Iman Muara Lembu keluar sebagai juara III. Ini merupakan hasil penjurian yang dilakukan pada 15 September 2020 lalu dimana ada tiga pemenang yang ditetapkan oleh dewan juri.

Acara penyerahan hadiah digelar di SDN 015 Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Jumat, 22 Oktober 2020 kemarin. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing, Jupirman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, Rustam Field Facilitator GOLD ISMIA serta panitia dan juri lokal.

Lomba bercerita tersebut digelar sebagai upaya kampanye dampak mercuri di Kabupaten Kuansing. Ini juga merupakan proyek Gold Ismia, Gold Ismia bekerjasama dengan United Nations Development Programe (UNDP) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuansing, Rustam dalam sambutannya mengatakan,
kegiatan lomba bercerita ini dimaksudkan sebagai salah satu strategi GOLD ISMIA untuk menyebarluaskan bahaya dan dampak merkuri bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup terutama di Kuansing.

Sementara Kepala Disdikpora Kuansing Jupirman dalam sambutannya berharap, semoga melalui kegiatan ini siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) yang ada dapat memahami dampak dari merkuri ini dan dapat menjadi influencer untuk sekolah, keluarga dan lingkungannya ke depan.

Ia menambahkan, bahwa para juara lomba bercerita ini akan menjadi duta GOLD ISMIA dan akan mendapat pelatihan mendongeng dari GOLD ISMIA. Jupirman berharap, agar GOLD ISMIA dapat melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA selain siswa-siswi SD dalam menyebarluaskan pesan-pesan bahaya dan dampak merkuri.

Sementara itu, Kepsek SDN 015 Sungai Sirih, Nurhaeni mengungkapkan rasa syukurnya karena siswi SDN 015 Sungai Sirih atas nama Hafizha Puteri dapat meraih Juara I Lomba Cerita GOLD ISMIA untuk tingkat Kabupaten dan juga sebagai Juara II tingkat Nasional.

"Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN 015 Sungai Sirih," ujar Nurhaeni penuh haru.

Selain mendapat piala dan sertifikat, para pemenang juga mendapat hadiah berupa handphone android Samsung Galaxy Tab untuk Juara I, sepeda Polygon untuk Juara II dan TV LED 29 inch untuk Juara III.

Sementara khusus untuk Hafizha Puteri selain mendapat Samsung Galaxy Tab sebagai Juara I tingkat Kabupaten juga mendapat tabungan senilai Rp 3 juta rupiah sebagai Juara II Nasional.

 

GOLD ISMIA juga memberikan bingkisan berupa buku cerita dan new normal bagi siswa dan sekolah. Diharapkan buku cerita tentang dampak merkuri tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dari merkuri.