Tips Budidaya Hidroponik untuk Pemula Ala Edi: Yang Penting Niat

Edi-Pranoto.jpg
(Muthi Haura/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Di masa pandemi ini, banyak masyarakat yang memiliki hoby baru, salah satunya bertanam, baik itu dalam media hidroponik ataupun tanah.

Hidroponik sendiri merupakan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah.

Edi Pranoto pemilik toko Gardening Centre Hijau Daun di Jalan Soekarno Hatta ini memberikan tips menanam dengan media hidroponik untuk pemula.

Sembari tangannya cekatan menyiapkan pesanan pembeli, lelaki itu berujar bahwa tips pertama adalah niat.

Bagi Edi, tanpa adanya niat, seseorang itu tidak akan pernah memulai untuk bertanam Hidroponik itu mengasyikan. Semua orang bisa, asal punya niat saja.

 

“Kalau hanya ingin saja tanpa ada niat, maka tidak akan mulai-mulai,” katanya kepada RIAUONLINE.CO.ID.

Tips kedua, bagi  pemula, mulailah hidroponik untuk skala pribadi, jangan yang skala produksi.

Skala pribadi disini maksudnya, hanya untuk konsumsi pribadi dulu hidroponiknya.

“Di toko Hijau Daun ini juga menyediakan kit untuk pemula. Kit ini isinya ada wadah untuk hidroponik, nutrisi, rockwool, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tips ketiga, rockwool dipotong sebesar 2,5 cm x 2,5 cm untuk semain. Lubangi masing-masing bagian atas rockwoolnya.

Taruh dibaki, masukan ditiap lubangan rockwool biji tanaman. Disekeliling rockwool kemudian dikasih air. Diatas rockwool juga disemprotkan air, lalu diamkan sepuluh hari

Setelah sepuluh hari, masukan tanaman kecil ke netpot. Letakan netpot itu ke dalam sistem hidroponik kit bagi pemula. Setelah itu, tinggal tunggu panen.

“Di toko kita, sebelum membeli, nanti diterangkan terkait hidroponik ini. biasanya hanya 10-15 menit udah paham,” kata Edi.

 

Tips keempat  menurut Edi adalah, jika percobaan pertama gagal, jangan pernah pantang menyerah untuk belajar. “Belajar terus. Gagal satu kali, coba lagi,” tutupnya.