Cegah Ledakan Penularan Covid-19, Syamsuar Tekankan Pentingnya Memakai Masker

Syamsuar30.jpg
(DEFRI CANDRA/Riau Online)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, Syamsuar menyebut harus ada langkah kedepan dalam memutus dan mencegah adanya penularan Covid-19 di Riau, seperti mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya memakai masker.

 

Ia menuturkan, harus ada langkah kedepan, kenapa harus ada langkah kedepan, contoh ini sederhana saja, sampai data semalam (Minggu, 18 Oktober 2020) ada 11.637 positif, yang isolasi mandiri 3295 orang, yang dirawat di rumah sakit 1112 orang.

 

"Ini yang kita rasakan selama delapan bulan, mulai dari Maret sampai Oktober," kata Gubernur Riau Syamsuar, Senin, 18 Oktober 2020, saat menyampaikan sambutan penyerahan bantuan masker di Gedung Daerah Balai Serindit.

 

 

 

Menurutnya, sambil mengingatkan, kita ini masih dihadapkan lagi setidak-tidaknya delapan bulan lagi. Kenapa delapan bulan lagi.

 

"Perhitungan saya, karena nanti vaksin ini diperkirakan Desember baru ada. Itupun belum seluruh rakyat Indonesia merasakan vaksin," ujarnya.

 

Ia melanjutkan, berdasarkan informasi dari pemerintah vaksin itu ada pada bulan Juli 2020, berarti ada delapan bulan lagi.

 

"Kalau delapan bulan ini kita tidak berbuat, bisa dua kali lipat dari pada ini, berarti 20 an ribu, isolasi mandiri bisa 10 ribu, bisa lima ribu," ungkapnya.

 

Pihaknya, tentu punya keterbatasan, keterbatasan tenaga medis. "Tenaga medis kita tak menambah, ada yang ada di Riau saja."

 

"Itupun sudah banyak di rekrut, nambah-nambah di Rumah Sakit Arifin Ahmad nambah, Rumah Sakit Madani nambah, dan rumah sakit lain ada juga nambah," tuturnya.

 

Perekrutan tenaga kesehatan juga tidak serta merta tamat sekolah langsung menangani pasien Covid-19.

 

"Ya harus dilatih dulu. Artinya ini menjadi problem. Karenanya, kami sekarang dimintai oleh Pak Luhut, memang dari sekarang kita sosialisasikan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat kita awam ini," pintanya.

 

Memang, masih banyaknya masyarakat yang belum patuh dalam memakai masker.

 

 

"Masih banyak, tak usah masyarakat kampung, Kota Pekanbaru coba tengok, saya lewat di Sukarame pada umumnya gak pakai masker," pungkasnya.