Biar Paham Bahaya Covid-19, Simak Deretan Peralatan yang Digunakan Nakes

Nakes8.jpg
(Hidayatul Fitri/Riau Online)

Laporan : Hidayatul Fitri

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejak mewabahnya Covid-19 kita akrab dengan istilah Alat Pelindung Diri (APD).

APD digunakan untuk menghindari terpapar oleh Covid-19.

Petugas Covid-19 memiliki standar jumlah APD yang digunakan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

APD standar yang digunakan petugas Covid-19 yaitu gaun medis, masker, pelindung mata, pelindung wajah, sarung tangan, penutup kepala dan sepatu pelindung.

Terdapat dua jenis gaun medis yaitu gaun medis sekali pakai dan yang bisa digunakan ulang setelah dilakukan sterilisasi.

Gaun medis yang bisa digunakan ulang selagi belum rusak atau terdapat robekan.

“Biasanya ada tulisan di gaunnya jika hanya sekali pakai atau bisa digunakan ulang,” kata Abrar, petugas Covid-19.

Masker juga terdapat dua jenis yang dipakai yaitu masker N95 dan masker bedah.

Masker N95 lebih efektif mencegah virus masuk sebab mampu menyaring 95 persen partikel berukuran kecil.

Jika digunakan masker ini akan menutupi area mulut dan hidung lebih ketat atau rapat.

Masker bedah merupakan masker yang memiliki 3 lapis bahan.

Masker N95 dan masker bedah digunakaan bersamaan oleh petugas Covid-19 untuk meningkatkan nilai akurasi pencegahan penularan.

Pelindung mata digunakan untuk mencegah masuknya virus melalu mata.

Pelindung mata harus rapat menutupi mata agar tidak mudah berembun karena jika kacamata berembun akan menyulitkan penglihatan saat bertugas.

Pelindung wajah terbuat dari plastik jernih dan transparan.

Sesuai dengan namanya pelindung ini akan melindungi keseluruhan bagian wajah untuk menghindari percikan cairan dari pasien yang terdapat virus menempel.

Sarung tangan medis yang digunakan harus yang tidak mudah sobek dan ukurannya pas ditangan agar lebih nyaman saat digunakan sebab tangan petugas COVID-19 akan banyak menyentuh pasien dan area isolasi.

Sarung tangan umumnya hanya bisa sekali pakai.

“Sarung tangan yang digunakan sekali pakai harus langsung dibuang biasanya,” ucap Abrar.

Penutup kepala yang digunakan juga untuk menghindari terkena percikan cairan dari pasien sehigga bahan yang digunakan harus mampu menahan cairan. 

Begitu pula sepatu pelindung harus yang mampu menahan cairan. Sepatu yang digunakan harus menutupi kaki hingga bagian betis.

Banyaknya lapisan APD yang digunakan oleh petugas Covid-19 mengisyaratkan bahwa penyakit ini memang berbahaya dan mengancam nyawa.