Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Positif Covid-19

warga-binaan-perempuan.jpg
(madi)

Laporan: RAHMADI DWI

RIAUONLINE,PEKANBARU - Sejumlah pegawai dan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II 2A Pekanbaru, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, positif terinfeksi Covid-19, Kamis, 24 September 2020.

Sebanyak tiga orang pegawai Lapas Perempuan serta tiga orang warga binaan terpapar Covid-19, setelah melakukan swab mandiri di Lapas Perempuan beberapa waktu lalu.

Perawat Lapas Perempuan, Ina Kurniasih, mengatakan, saat ini di Lapas Perempuan dilakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 setiap hari dengan cara berjemur sekitar 15 menit.

"Bagi warga binaan yang positif kami sediakan ruang isolasi, hanya ruangnya saja tanpa perawatan medis," kata Ina Kurniasih.

Tiga orang warga binaan yang terjangkit virus corona, satu di antara memiliki riwayat penyakit bawaan, dan dua lainnya dengan kriteria Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Untuk kesehatan warga binaan, satu dengan penyakit bawaan, dan dua lainnya termasuk dalam OTG," terang Ina Kurniasih.

Petugas kesehatan di Lapas Perempuan Kelas 2A Pekanbaru berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan layanan swab massal, karena dengan kondisi Lapas Perempuan yang dihuni lebih dari 300 warga binaan, dan ruang yang tanpa sekat, warga binaan yang positif berkontak erat dengan warga binaan lainnya.

"Dengan keadaan ruang isolasi yang seadanya ini kami berharap kepada gubernur dan wali kota untuk memberikan bantuan kepada kami, di sini hanya ada tiga perawat, dan peralatan yang terbatas," ucap Perawat Lapas Perempuan.