Lonjakan Kasus Covid-19, DPRD Pekanbaru Desak Pemko Segera Tambah Ruang Isolasi

nurul-ihsani.jpg
(muthi)

Laporan: Muthi Haura

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mendesak dinas terkait, terutama Dinas Perkim sesegera menyiapkan fasilitas ruang rawat isolasi menyusul semakin meningkatnya jumlah positif Covid-19.

Sementara, ruang isolasi di rusunawa dinilai belum memapu menampung bila terjadi lonjakan, dimana saat ini, warga positif Covid-19 mencapai 1.600 lebih.

"Jadi kami dari pihak komisi IV, mendesak dinas terkait untuk sesegera mungkin menyiapkan fasilitas ruang rawat isolasi," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ihsani, kepada RIAUONLINE.CO.ID, Senin, 14 September 2020.

Menurutnya, saat ini banyak pasien positif yang isolasi mandiri, namun hal itu tidak menjamin, terlebih isolasi mandiri membuat warga resah. Nurul mengaku baru saja dijumpai seorang ibu membawa bayi yang resah dengan adanya isolasi mandiri pasien Covid-19.

"Disamping rumah ibu itu, empat yang positif, suaminya tidak. Dari yang empat itu, istri, mertua, adik, dan anak bayi umur 3 bulan. Sangat disayangkan sekali."

Dari empat orang positif, tiga diisolasi di Rumah Sakit Awal Bros. Sedangkan satu tidak dijemput petugas karena ruang isolasi penuh.

Dengan adanya laporan ini, pihaknya menghubungi Dinas Perkim untuk segera merealisasikan tempat penampungan yang ada di Rusunawa di Tenayan Raya.

Selain dari pemerintah, Nurul berharap partisipasi dari masyarakat agar sadar protokol kesehatan.

"Sekarang nampaknya di lapangan, warung-warung itu ngeri kali. Tempat duduk udah seperti biasa seolah tidak ada lagi. Lebih parah sekarang, dari pada awal-awal," tutupnya.