Kasus Covid-19 Bergeser ke Klaster Rumah Tangga, Warga Pekanbaru Waspada

Firdaus5.jpg
(Riau Online)

Laporan : WAYAN SEPIYANA

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengatakan eskalasi penularan Covid-19 di Kota Pekanbaru dalam seminggu terakhir terus mengalami kenaikan. Bahkan penyebaran Covid-19 sudah bergesar pada Klaster rumah tangga.

"Perhari itu antara 60-86 orang yang positif," kata Firdaus, saat memberikan sambutan acara pembagian masker serentak, di MTC Giant Panam, Kamis, 10 September 2020.

Untuk itu, diminta kepada masyarakat Pekanbaru meningkatkan kewaspadaan penyeberan covid-19. Pasalnya, orang terjangkit Covid-19 di Pekanbaru kebanyakan tanpa gejala.

"Rata-rata 80 persen pasien positif orang tanpa gejala atau OTG," ujarnya

Sesuai dengan rapat bersama gubernur, bupati, dan wali kota se-Riau, untuk memutus mata rantai Covid-19 di Provinsi Riau termasuk di Kota Pekanbaru tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru awal bulan ini telah merencanakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

"PSBB dalam wilayah kecil, sesuai dengan yang diarahkan Satgas Covid Provinsi Riau. Saat ini kami sedang mempersiapkan admistrasi sebagai payung hukum di lapangan," kata Wali kota Pekanbaru dua periode itu.

Firdaus menuturkan, dari hasil pemetaan kecamatan dengan tingkat penularan, maka Kecamatan Tampan menjadi kecamatan dengan resiko penularan tinggi.

Wilayah pertama yang akan melaksanakan PSBM, seperti direncanakan, yaitu Kecamatan Tampan.

"Kami sedang mempersiapkan regulasinya,"pungkasnya.