Tetap Bekerja di Usia 85 Tahun, Kakek Syafri Dapat Bantuan dari Rumah Yatim

Kakek-Safri3.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Pada bulan Juni lalu, Rumah Yatim telah menyalurkan bantuan bagi Syafri.

Pria paruh baya berusia 85 tahun yang berprofesi sebagai pedagang asongan di Pasar Kodim.

Tak lama kemudian, karena kondisi Syafri dan keluarga akhirnya Rumah Yatim melakukan penggalangan dana untuk membantu kelangsungan hidup keluarga Syafri.

Pada Jumat 4 September 2020 kemarin, Rumah Yatim Cabang Riau mengunjungi kediaman Syafri untuk menyalurkan hasil dana yang telah terkempul.

Dana tersebut diberikan dalam bentuk sembako, uang untuk modal usaha dan uang untuk kebutuhan lainnya.

"Kita kasih bantuan modal untuk usaha juga, agar dagangannnya bisa lebih banyak sehingga pendapatan juga bisa nambah. Karena selama ini dia hanya mengandalkan penghasilan dari rokok, namun dia baru bisa beli rokok lagi ketika rokoknya sudah habis," tutur Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Ramdan.

"Kita kasih juga bantuan sembako seperti beras 40 kilo dan lain-lain untuk makan dia sehari-hari," imbuhnya.

Saat ditemui dikediamannya yang terletak di Jalan Bambu Kuning RT 001 RW 001, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, kini kondisi Syafri sudah jauh lebih baik, Ia terlihat lebih sehat dari kondisi sebelumnya.

Namun dari segi pendapatan, Syafri mengaku tetap masih sama, hanya 20 ribu perhari.

Perlu diketahui, sejak mengalami musibah tabrak lari dan menyebabkan kaki kanannya tak lagi normal karena tulangnya retak, dan membuat jalannya menjadi pincang, Syafri masih terus semangat mencari pundi-pundi rupiah demi memenuhi makan anak dan istrinya.

"Hingga hari ini kita masih terus melakukan penggalangan dana, dan rencananya akan terus memberi bantuan," tutur Ramdan.

#pejuangkebaikan, masih banyak lansia dhuafa lainnya yang membutuhkan perhatian kita. Mari menebar kebaikan terhadap sesama !

Donasi terbaikmu bisa disalurkan melalui 
Rekening Donasi :

BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman