Teknik Perun dan Sekat Parit Cara Efektif Cegah Karhutla di Riau

teknik-Sekat-Parit.jpg
(Riau Online)

Laporan : WAYAN SEPIYANA

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya, mendukung restorasi gambut untuk dapat melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan di daerah gambut.

"Peran masyarakat sangat penting, mereka harus terus dilakukan edukasi terkait dengan bagaimana cara mencegah kebakaran hutan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Yan Prana, Rabu, 2 September 2020.

Ia, menyebut, hampir semua wilayah di Riau sebagian besar lahannya gambut.

Luas lahan gambut di Riau mencapai sekitar 4 juta ha, sehingga menempatkan Riau pada urutan pertama luasan gambut di Pulau Sumatera. Atau Sekitar 56,1 persen dari luas total lahan gambut di Pulau Sumatera.

Masyarakat sangat penting untuk dilibatkan dalam melindungi hutan, dan alam pada ekosistem gambut.

"Sosialisasi yang dilakukan secara bersama kepada masyarakat. Ini sebagai upaya bagaimana melakukan pendekatan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia, menceritakan, apalagi sekarang ada Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk ikut berperan dan terlibat secara bersama masyarakat, pemerintah kabupaten, untuk menjaga gambut.

"Jangan sampai terjadi kekeringan pada gambut, yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran lahan," katanya

Contohnya di Siak, sudah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA). Jangan sampai di desa itu terjadi kebakaran, paling tidak masyarakat sudah mengamankan desanya masing-masing.

Kedepannya, sebagai upaya mencegah kebakaran lahan di gambut.

"Perlu dan sangat efektif untuk dilakukan teknik kearifan lokal, perun dan sekat parit," pungkasnya.