Rasidah Video Call dengan ASN Positif Covid-19, Imbau Warga Terapkan Protokol Kesehatan

hj-rasidah.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, SIAK-Wabah Covid 19 yang belum kunjung berakhir.  Meski belakangan ini di Siak sudah tidak ada lagi yang positif, namun dalam Minggu ini Siak digemparkan dengan 6 pasien yang dinyatakan  positif berdasarkan hasil swab.

Mendengar berita tersebut Ketua Penggerak PKK , Dra Hj Rasidah Alfedri memberikan semangat kepada salah satu pasien untuk tetap semangat dengan langsung Vedio call dengan sang pasien, pada Jumat 17 Juli 220 siang kemarin.
 
Dalam percakapan pasien yang berinisial N berprofesi sebagai ASN mengaku tidak mengalami gejala apapun juga.
 
Dia juga mengaku tidak juga melakukan perjalanan Luar kota dalam beberapa bulan belakangan ini.
 
Ia bercerita sang istri yang pertama dinyatakan positif. Awalnya sang istri mengeluhkan sakit perut dan datang ke Pekanbaru hendak check-up dan akan operasi menjalani oeprasi karena ada permasalahan di usus.
 
Karena protokol Covid 19 saat ini, yang aturannya setiap pasien yang akan operasi harus menjalani rapid tes, ternyata sang istri dinyatakan reaktif. Hasil rapid test dilanjutkan dengan swap dan ternyata dinyatakan positif juga. 
 
Tes swap dilanjut kepada ia dan anak-anaknya. Dan hasilnya, dia dan dua anaknya dinyatakan positif. 
 
Kepada istri Bupati, pasien mengungkapkan kesedihannya karena berita di luar simpang siur bahkan ada yang menyudutkannya.
 
Ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat.
 
Menanggapi hal tersebut Rasidah memberikan semangat dan suppurt kepada keluarhaga tersebut.
 
Menurut Rasidah, tidak ada yang menginginkan kita terdampak virus covid 19.
 
"Sejauh kita terus melakukan protokol covid 19 , jika masih terkena dampak tentu tidak bisa kita salahkan pasien" 
 
Rasidah juga berharap kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan keluarga pasien apalagi menyalahkan.
 
"Saat ini keluarga tentu butuh support dan Do'a dari keluarga, rekan dan masyarakat sekitar," katanya.
 
Dengan adanya pasien positif kita tetap diingatkan untuk terus disiplinkan diri mematuhi protokol kesehatan.