Jadi "Penyebar" Virus Covid-19 di Pemko, Diskes Trancing Kontrak Pasien Positif

Pasien-corona8.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Klaster Palembang menjadi penyumbang pasien positif corona di Pemko Pekanbaru. Berawal dari tertularnya seorang ASN yang bekerja di Pemko pekanbaru, sebanyak 6 ASN dinyatakan tertular. ASN tersebut adalah GSN yang tertular dari sang suami, NC yang sudah meninggal. NC adalah tenaga kontrak yang bekerja di Palembang.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih lakukan tracing atau melacak kontak pasien positif Virus Corona atau Covid-19 klaster Palembang. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Maisel Fidayesi mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menelusuri kontak pasien berinisial D. 

"Inisialnya D, perempuan. Tercatat di kasus Kampar. Kita lihat jejaringnya, dia masih klaster Palembang karena dia tertularnya dari situ," kata Maisel, Kamis 25 Juni 2020.

Pasien D ini merupakan warga Pandau, Kabupaten Kampar. Kata Maisel, pihaknya juga sudah koordinasi dengan Pemkab Kampar untuk tracing. 

"Sedang proses tracing, dia sudah diantar ke rumah sakit. Tracingnya dari suaminya, nanti kita cari tahu lagi suaminya kerja di mana," jelasnya. 

 

Diketahui, suami D juga merupakan ASN yang bertugas di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Selain klaster Palembang, klaster BRI KCP Sudirman juga penyumbang kasus positif di Pekanbaru. 

Informasi, pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru juga dilakukan tracing lantaran ada hubungan erat dengan pasien positif BRI. "Yang kontak ini rata-rata orang tanpa gejala (OTG)," jelasnya dilansir dari pekanbaru.go.id

Maisel juga belum bisa memastikan apakah ASN di Disperindag dan Dishub itu positif Corona. Sebab, hasil swab belum keluar. "Hasilnya kan belum keluar," tukasnya.