Dalam 2 Hari, 2 Tunawisma Tewas, Yasser Hamidy Minta Dinsos "Bekerja"

Yasser-Hamidy.jpg
(pekanbaru.go.id)

RIAU ONLINE, PEKANBARU- Hanya berselang satu hari, dua orang tunawisma di Beberapa hari ini berturut-turut tunawisma di Pekanbaru ditemukan tewas.

Dimulai dari hari Selasa 26 Mei 2020 Robi (48), ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk di bawah kolong jembatan di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. 

Sehari berselang Rabu 27 Mei 2020, Edi (62) warga jalan Melati Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru ditemukan tewas. Saat ditemukan, kondisi tubuh Edi sudah membusuk dan juga dipenuhi ulat. 

Menanggapi ini Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Yasser Hamidy menuturkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab harus serius menangani tunawisma dan juga Gepeng yang ada di Pekanbaru. 

"Tentunya ini merupakan kewajiban dan tanggung jawab dari Dinsos, dan tentunya Dinsos harus bisa memaksimalkan kinerjanya untuk melakukan pendataan dan juga membantu tunawisma yang hidup dijalanan," kata Yasser, Selasa 2 Juni 2020 dilansir dari DPRD Pekanbaru.

Terlebih menurut Yasser ini salah satu kewajiban dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru untuk memenuhi hak-hak tunawisma yang ada di Pekanbaru guna mendapatkan tempat tinggal ataupun hidup yang layak. 

"Kita minta Dinsos harus serius menangani masalah seperti ini agar hak mereka (tunawisma) terpenuhi oleh Pemko Pekanbaru," pungkasnya. (SD)