BRI Sudirman Pekanbaru Tutup setelah 3 Karyawannya Positif Covid-19

Bank-BRI-Sudirman.jpg
(Riau Online)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pascaditemukannya tiga karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Sudirman Pekanbaru yang positif Covid-19, pihak managemen langsung menutup seluruh aktifitas di bank BUMN tersebut.
 
Pantuan Riauonline, Jumat 19 Juni 2020, suasana di bank ini terlihat sepi. Tidak terlihat ada aktifitas apapun di bank ini. Lahan parkir yang biasa dipadati kendaraan roda dua dan empat pun terlihat legang. 
 
Akses pintu masuk dan keluar menuju ke bank ini juga tampak ditutup dengan menggunakan rantai. Begitu juga dengan pintu masuk menuju ke ruang transaksi juga tertutup dengan rapat. 
 
Tidak ada petugas bank terlihat  di dalam kantor Bank tersebut. Yang terlihat hanya dua petugas keamanan yang sibuk mondar-mandir di halaman depan bank tersebut.
 
Tepat dipintu masuk tertempel kertas bertuliskan pemberitahuan bahwa bank sedang dalam proses sterilisasi. Para nasabah diminta untuk melakukan transaksi ke BRI cabang lain yang ada di Kota Pekanbaru.
 
"Iya bang, tutup, lagi ada sterilisasi, kemungkinan senin sudah buka kembali," kata salah seorang petugas keamanan yang berjaga di bank tersebut.
 
Lokasi kantor BRI yang ditutup sementara akibat adanya temuan karyawannya yang positif Covid-19 ini berada di Jalan Sudirman. Tepatnya sebelum pusat perbelanjaan Ramayana atau Sukaramai Trade Center Pekanbaru. Lebih tepatnya lagi di seberang Toko Toba, toko yang menjual Perlengkapan Kantor terbesar di Kota Pekanbaru.
 
"Dari pagi sudah ramai yang mau transaksi disini bang, tapi disuruh pulang semua karena bank nya ditutup, kabarnya ada karyawanya yang kena corona," ujar Edi, petugas yang saban hari mangkal di depan bank tersebut.
 
 Seperti diketahui, tiga orang pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Sudirman Pekanbaru diketahui terinfeksi Virus Corona atau Covid-19 secara resmi diumumkan bersama tiga pasien positif lainya dari Riau  oleh Jubir Covid-19 Riau, dr Indra Yopi, Kamis 18 Juni 2020 kemarin.
 
Tiga pegawai Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tercatat sebagai pasien nomor 131 adalah tuan AS (26) yang merupakan warga Pekanbaru. Saat ini AS sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
 
Selanjutnya, pasien nomor 132 adalah nyonya NY (32) yang merupakan warga Kota Pekanbaru. Kemudian pasien nomor 133 adalah tuan HS (23) juga warga Pekanbaru. 
 
"Pasien nomor 131, 132 dan 133 berasal satu satu kluster, yakni kluster perusahaan Bank BUMN di Pekanbaru," kata Indra Yopi. 
 
Dengan ditemukan tiga pegawai BRI Sudirman Pekanbaru ini yang positif Covid-19 tim gugus tugas langsung melakukan swab kepada seluruh pegawai bank BUMN tersebut.
 
"Ada sekitar 125 yang sudah diswab, kita masih menunggu hasilnya," katanya.
 
Sementra Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan tracing terkait seorang karyawan Bank BUMN di Pekanbaru, DH (46) yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam. Mimi menjelaskan, bahwa DH dinyatakan positif Covid-19 saat berada di Batam.
 
"Pasien ini mau izin cuti ke Batam. Jadi dia rapid test mandiri di Pekanbaru, hasilnya reaktif. Saat mau diisiolasi dan swab, pasien meminta untuk isolasi mandiri dulu, ternyata pasien ini sudah pergi saja ke Batam entah menggunakan akses apa. Di sana dia diswab dan hasil positif," ujarnya.