Pekanbaru Kota Terbaik Tangani Pasien Covid-19, Persentase Sembuh 90 Persen

Panglima-TNI-dan-Kapolri2.jpg
(istimewa)
RIAU ONLINE, PEKANBARU-Kota Pekanbaru jadi kota yang paling baik dalam penanganan virus corona. Hal itu terlihat dari persentase kesembuhan dari Covid-19 mencapai 90 persen. 
 
Capaian ini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Rasio penularan di Kota Pekanbaru juga paling rendah di Indonesia. 
 
Kota Pekanbaru menjadi yang terbaik dalam pengendalian penularan Covid-19 di indonesia dengan rasio penularan 0,3. Kota Pekanbaru juga menjadi urutan pertama dari 25 kabupaten dan Kota yang jadi model penerapan new normal life di Indonesia sesuai pernyataan Presiden RI Joko Widodo.
 
Kota Pekanbaru pun memperoleh penghargaan dalam upaya pengendalian pemutusan mata rantai Covid-19 dan perawatan pasien Covid-19.
 
Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT menyebut bahwa Panglima TNI menyampaikan bahwa Kota Pekanbaru menjadi satu role model dalam menggerakkan masyarakat yang produktif.
 
"Maka masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan," ujarnya usai kunjungan Panglima TNI dan Kapolri ke Pasar Kodim, Sabtu 13 Juni 2020.
Firdaus memaparkan, saat ini ada 22 rumah sakit siap melayani pasien Covid-19. Semua rumah sakit siap dengan tenaga medisnya.
 
Mereka kordinasi dengan tim gugus tugas Riau dan wilayah sekitar Kota Pekanbaru untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
 
Firdaus juga menegaskan, tidak ada pasien Covid-19 di Kota Pekanbaru. Ia menyebut dalam satu bulan tidak ada kasus baru.
 
Pasien yang ada saat ini adalah imported case. Ada dua pasien yang tercatat dari Batam dan Natuna Provinsi Kepulauan Riau.
 
Untuk pasien asal Natuna sudah sembuh. "Keduanya bukan masyarakat Pekanbaru, tapi kasus impor dari Batam dan Natuna," ujarnya.
 
Menurutnya, pasien asal Batam menjalani tes di Kota Pekanbaru. Hasilnya positif Covid-19 dan jalani perawatan.
 
"Warga Pekanbaru dalam sebulan ini tidak ada kasus baru," jelasnya dilansir dari Pekanbaru.go.id
 
Ia menyebut sepuluh hari terakhir sudah bebas Covid-19. Ia memastikan tidak ada kasus positif Covid-19 dan masih dirawat