Pemuda Muhammadiyah Minta Penjelasan Soal Tagihan Listrik: Atau Kami Kesana!

Azrizal-Nasri2.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemuda Muhammadiyah Riau meminta kepada PLN Wilayah Riau Kepri agar kooperatif dan tidak menaikkan tarif PLN secara sepihak saja, PLN harus transparan dalam persoalan harga tarif.

Hal tersebut berdasarkan adanya informasi dari warga yang mengeluhkan pembayaran tagihan listrik di bulan Juni naik. Bahkan, beberapa warga mendatangi rayon PLN Panam, di Kecamatan Tampan Pekanbaru pada Jum’at, 5 Juni 2020.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau, Azrizal Nasri, meminta kepada PLN agar segera menyelesaikan persoalan listrik padam yang terjadi dibeberapa wilayah di Riau baru-baru ini.

“Kita minta kepada PLN wilayah Riau Kepri agar menjelaskan kepada publik berkaitan beradarnya informasi naiknya harga tarif listrik tersebut, semestinya PLN mestinya membantu masyarakat dan mengurangi beban masyarakat terlebih disaat pandemi berlangsung ini," katanya Azrizal, Sabtu, 6 Juni 2020

Jika PLN tidak mampu menjelaskan persoalan ini, lanjut Azrizal, maka Pemuda Muhammadiyah Riau yang akan mendatangi PLN Wilayah Riau Kepri bersama masyarakat.

Sebagai informasi, warga Riau protes karena tagihan listrik mereka naik 100 persen bahkan ada yang sampai 200 persen di tengah Pandemi Covid-19.

"Saya protes ke PLN karena tagihan saya naik 100 persen. Dengan daya 2.200 selama ini hanya bayar maksimal Rp1,2 juta, sekarang tagihan saya Rp 3 juta lebih. Ini jelas tak masuk akal, makanya saya juga ikut protes di Rayon Panam," ungkap salah satu warga.