Warga Kuansing Positif Covid-19 di Pekanbaru? dr Amelia Nasrin Bilang Begini

pasien-corona3.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Kuansing belum memberikan keterangan resmi terkait adanya seorang pria asal Kuansing positif Covid 19 di Pekanbaru, Selasa, 12 Mei 2020.

Hingga Rabu pagi, 13 Mei 2020, pukul 09.20 WIB belum satupun Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 memberikan keterangannya di grup Gugus Covid 19, meskipun sudah ditanya sejumlah awak media pada Selasa sore kemarin.

"Untuk kasus konfirmasi Positif yang berasal dari Kuansing sedang dilacak. Nanti kalau ada hasilnya saya akan share disini (grup Whatshapp Gugus Covid 19,red)," ujar dr Amelia Nasrin, seorang Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19, Selasa sore, 12 Mei 2020.

Sementara Agusmandar juga menyampaikan, untuk penjelasan pemberitaan yang sudah tayang sambil memperlihatkan judul berita disalah satu media online, sesuai intruksi pimpinan akan dirilis besok (Rabu,red). "Sesuai arahan pimpinan  akan dirilis besok pagi (Rabu,red)," kata Dia, Selasa malam.

Simpang siurnya informasi di sejumlah media online dan beredarnya sebuah pesan berisi update Covid 19 Kabupaten Kuansing lengkap dengan kronologisnya ada pasien positif Covid 19 menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. 

Menanggapi hal itu, dr Amelia Nasrin yang dikonfirmasi menyatakan, tidak mengetahui informasi update Covid 19 tersebut berasal dari mana. "Saya juga nggak tahu dari mana itu berasal," kata Amel.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau mengumumkan adanya tambahan kasus baru pasien Positif Covid 19 di Provinsi Riau, Selasa, 12 Mei 2020.

Kasus baru tersebut berasal dari kluster mahasiswa Riau dari Sukabumi Jawa Barat. Pada Selasa, 12 Mei 2020, ditemukan ada penambahan 7 kasus baru pasien positif covid-19 di Provinsi Riau. Enam di antaranya berasal dari kluster Mahasiswa Sukabumi.

Mereka adalah pasien nomor 75 dengan inisial AS, laki-laki usia 33 tahun, merupakan warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Kemudian pasien nomor 76 dengan inisial A, laki-laki, usia 34 tahun, warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Selanjutnya pasien 77 insial F, laki-laki, usia 34 tahun, warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Kemudian pasien nomor 78 inisial R, laki-laki, usia 34 tahun, warga Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Selanjutnya pasien nomor 79 inisial EW, laki-laki, usia 33 tahun yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Kemudian Pasien nomor 80 inisial RS, laki-laki, usia 32 tahun warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

"Pasien nomor 75,76,77,78,79, dan 80 berasal dari kluster yang sama, yakni kluster mahasiswa yang baru pulang dari Jawa Barat," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yopi, Selasa 12 Mei 2020.

Kemudian untuk Pasien nomor 81 positif covid-19 di Riau adalah adalah tuan S, usia 13 tahun, yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Tuan S ini merupakan hasil tracing dari Cluster Kepulangan Santri dari Jawa Timur," ujarnya.

Dengan adanya penambahan 7 kasus baru ini maka total kasus pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau mencapai 81 kasus positif. Dengan rincian 29 dirawat, 46 sehat dan sudah dipulangkan dan 6 meninggal dunia. 

-->