Dituntut Hasilkan Uang di Tengah Covid-19, BUMD Diminta Bantu Kaum Ibu

Sekretaris-Komisi-III-DPRD-Riau-Eva-Yuliana.jpg
(Riau Online)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Eva Yuliana, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa merangkul Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah terpuruknya kondisi ekonomi dunia.
 
Politisi Demokrat ini mengatakan, peningkatan ekonomi lewat UMKM sangat diperlukan sekali, apalagi beberapa kali dia turun ke desa, emak-emak di kampung memegang prinsip perempuan harus tangan di atas.
 
"Mereka (emak-emak) bilang perempuan tangannya tidak lagi di bawah, tangan mereka di atas, artinya mereka tidak mau menampung saja, mereka juga harus membantu keluarga dari sisi finansial," kata Istri Mantan Bupati Kampar, Jefry Noer ini, Kamis, 16 April 2020.
 
Warga Desa Sangau jahit masker kain
 
Warga Desa Sangau hasilkan masker kain
 
Yang namanya UMKM, lanjut Eva, pasti yang menjadi persoalan adalah modal. Sehingga, ia berharap tujuh BUMD di Riau bisa menggandeng UMKM dalam menjalankan bisnisnya.
 
"BUMD kan ada tujuh nih, satu BUMD merangkul 20 UMKM saja sudah cukup itu. Mereka ini pandai banyak hal, apalagi yang sudah pernah kita latih, waktu saya reses mereka cerita dapat pesanan jahit baju anak sekolah tiap tahun ajaran baru, biasanya lebaran mereka dapat orderan lagi. Tapi Wallahualam kalau kondisi begini," tuturnya.
 
Kondisi Covid-19 ini, Eva mengaku sudah mengarahkan konstituennya untuk memproduksi masker karena tingginya permintaan masker hari ini oleh masyarakat.
 
"Banyak alumni pelatihan kita yang membuat masker. Tapi ya harga jualnya agak miring lah, karena harus menyesuaikan dengan harga pesaing," tutupnya.