Warga Sulap Drum Bekas Jadi Sarana Cuci Tangan Umum

drum.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Keterbatasan alat pelindung diri (APD) di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 di Riau tidak membuat masyarakat kehilangan akal. Meski cairan antiseptik atau hand sanitizer sulit didapat di sejumlah apotik dan toko obat, namun sekelompok pemuda di Perumahan Bougenville, Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar, Riau memiliki inovasi dalam menyediakan sarana hidup sehat bagi masyarakat.

Dengan hanya bermodal drum bekas, para pemuda kreatif ini mampu menyulapnya menjadi westafel sarana pencuci tangan umum untuk warga perumahan. Penyediaan westafel di ruang publik dengan bahan sederhana bukan hanya sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap antisipasi penyebaran virus corona, melainkan sebagai bentuk edukasi untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dengan adanya sarana cuci tangan umum ini, diharapkan masyarakat bisa setiap saat menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan usai beraktifitas.

"Karena bentuknya unik, kami ingin barang ini dilirik sehingga masyarakat tertarik dan sadar pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan cara rutin mencuci tangan," Kata warga perumahan, Wahyu, Senin, 6 April 2020.

Diakui Wahyu, karya pemuda Perumahan Bougenville, Desa Kubang Jaya ini bahkan sudah dilirik dan dipesan oleh sejumlah komunitas dan lembaga zakat.

"Hasilnya lumayan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari warga terdampak yang berimbas pada sektor ekonomi warga," tutur wahyu.