RSUD Teluk Kuantan Butuh Ventilator, Irvan : Ada Satu Tapi Belum Bisa Dialihkan ke Ruang Isolasi

rsud-kuansing.jpg
(robi)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau membutuhkan tambahan Ventilator. Selain untuk ruang ICU RSUD Teluk Kuantan juga dibutuhkan untuk ruang isolasi yang disiapkan untuk penanganan pasien virus corona (Covid 19).

"Kita baru ada satu [Ventilator], itu ditempatkan diruang ICU," kata Direktur RSUD Teluk Kuantan, M Irvan Husin yang dihubungi Riau Online, Rabu, 1 April 2020.

"Sementara untuk ruang isolasi yang sudah disiapkan untuk pasien Covid 19 memang belum ada ventilator. "Harganya mahal, satu ventilator itu Rp 500 juta," dia menambahkan.

Menurut Irvan, ventilator ini sangat dibutuhkan apabila ada pasien dengan gejala berat terjangkit virus corona. "Kalau ada pasien dengan gejala berat benar itu [ventilator] sangat kita butuhkan, paling berat itu gagal napas karena paru-paru ada cairan dan itu sangat butuh," katanya.

Mudah-mudahan jangan sampai ada warga Kuansing yang terjangkit virus tersebut. Namun apabila ada pasien dengan gejala berat Covid 19, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan atau bisa menggunakan ventilator yang ada di ruang ICU RSUD. "Tahun ini ada pengadaan satu [ventilator] dari DAK (Dana Alokasi Khusus)," ujarnya.

Irvan mengatakan sebenarnya kita membutuhkan lima lagi ventilator untuk RSUD Teluk Kuantan. Karena kapasitas ICU di RSUD ada enam bed. "Tahun ini dapat satu dari DAK, kita masih butuh 4 ventilator lagi," katanya.

Kemudian untuk ruang isolasi penanganan Covid 19 di RSUD Teluk Kuantan disampaikan Irvan sudah selesai dengan jumlah 8 tempat tidur. "Kita menggunakan aula dengan kapasitas 8 tempat tidur dan ruang belakang tidak jadi kita pakai, kita alihkan untuk yang lain," katanya.

Terkait akan adanya penambahan ruangan isolasi disampaikan Irvan, memang ada wacana penambahan tapi akan melihat situasi terlebih dahulu.

Kemudian yang paling dibutuhkan saat ini kata Irvan adalah anggaran untuk mengadakan kebutuhan-kebutuhan pokok seperti alat pelindung diri (APD), masker, hand sanitizer, disenfektan serta rehab ruang ICU.

Sampai saat ini belum ada kasus positif virus corona di Kabupaten Kuansing. "Jangan sampai ada la," kata Irvan sebelumnya.