Seminggu Berjibaku Padamkan Api, Tiga Srikandi Polres Inhil Imbau Setop Buka Lahan dengan Membakar

AKP-Rosna-Bripda-Raudatul-Jannah-dan-Briptu-Florentina-Kharismaya.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, INHIL- Tiga Srikandi Polres Inhil ikut memadamkan api di lokasi kebakaran lahan dan hutan didaerah Sungai Teriritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil. AKP Rosna, Bripda Raudatul Jannah dan Briptu Florentina Kharismaya bersama sekitar lima puluhan personil Polres Inhil, TNI dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kini masih berada di lokasi memadamkan api. 

 

AKP Rosna yang juga merupakan Kasat Lantas Polres Inhil, mengaku sudah satu Minggu berjibaku memadamkan api dilokasi tersebut.

 

“Saya, bersama Pak Kapolres sudah sekitar seminggu berada disini. Juga ada dua anggota saya Polwan, yakni yaitu Bripda Raudatul Jannah dan Briptu Florentina Kharismaya bersama saya,” ujar Rosna. 

 

Rosna mengisahkan perjalanannya menuju lokasi, dengan jarak tempuh 3, 5 jam dengan menggunakan Speedboat, kemudian dilanjutkan dengan sepeda motor sekitar 1 jam.

 

“Menghabiskan waktu tempuh sekitar 3,5 jam perjalanan dengan Kapal Motor, kemudian naik sepeda motor, kemudian dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki sekitar satu jam perjalanan," Kata Rosna, Senin 16 Maret 2020.

 

Jauhnya jarak tempuh ke lokasi pemadaman, tidak mematahkan semangat juang tiga srikandi untuk masyarakat Riau Khususnya, dan Indonesia pada Umumnya, terbebas dari Kabut Asap Kebakaran Lahan dan Hutan.

 

Rosna menyadari bahwa hal ini memang tidak mudah, tapi semangat tim dalam kebersamaan mengalahkan semua kendala yang ada. Apalagi kehadiran Kapolres selalu bersama tim membuat mereka jadi tambah semangat. 

 

Saat malam menjelang, tim keluar dari lokasi karhutla sekitar pukul 20.00 wib dan juga bisa pada pukul 21.00 wib kembali ke Polsek Kateman untuk beristirahat. Sesampainya Di Polsek tim gelar rapat yang dipimpin oleh Kapolres, dan kemudian besok pagi kembali ke lokasi karhutla untuk dilakukan pemadaman kembali.

 

“Kami salut akan kepemimpinan beliau. Selaku Kapolres, ia memang benar benar hadir bersama kami ditengah hutan yang terbakar,” ujar Rosna.

 

Medan yang sulit dilalui hingga sulitnya memadamkan api Kebakaran Lahan dan Hutan, Rosna meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, apalagi Kabut Asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan dapat melumpuhkan perekonomian dan kesehatan masyarakat.

 

"Stop buka lahan dengan cara membakar, demi anak dan cucu kita," Tutup Rosna.