Baru Diresmikan Presiden Jokowi, Mahasiswa Sudah Demo PT APR, Ini Tuntutannya

Demo-Aliansi-Pemuda-dan-Mahasiswa-Pelalawan-Bersatu.jpg
(Riski Apdalli)
RIAU ONLINE, PEKANBARU-Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pelalawan Bersatu (APMPB) menggelar aksi demo di Pos 2 PT RAPP, Kecamatan Pengkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa 25 Februari 2020.
 
Adapun demo APMPB itu, menuntut untuk menuntaskan dampak yang timbul dari peresmian pabrik baru PT Asia Pasific Rayon (APR) anak PT RAPP atau APRIL Grup.
 
Dampak yang ditimbulkan dari pabrik baru PT APR itu tidak tanggung-tanggung. Menurut APMPB, dampak yang ditimbulkan itu sudah sangat meresahkan masyarakat Pelalawan, khususnya masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci.
 
Jokowi meresmikan pabrik PT APR
 
 
Bagaimana tidak, pabrik PT APR yang digadang-gadangkan Presiden RI Joko Widodo saat diresmikannya baru-baru ini dengan nilai investasi dan manfaatnya diharapkan besar untuk masyarakat Pelalawan, sudah menimbulkan keresahan dimasyarakat.
 
"Kami hanya meminta tuntaskan dan hilangkan bau busuk dari produksi Pulp PT RAPP dan produksi tisu di PT APR, Serta tuntaskan dan hentikan juga zat kimia klorin dari produksi pabrik tisu/tekstil oleh PT APR," ungkap Korlap aksi APMPB, Syariat dalam orasi tuntutannya.
 
 
Jokowi di Lokasi pembibitan pabrik APR
 
Jika tuntutan ini tidak diakomodir, tambah Syariat, pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar dengan massa yang lebih banyak lagi.
 
"Jika keresahan kami sebagai masyarakat yang merasakan dampak ini tidak di gubris, kami pastikan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi," pungkasnya.