Dosen Unilak Ucapkan Terimakasih kepada Tim ENOSIKA dari ITS Surabaya

Tim-Dosen-Unilak-yang-terlibat-pembuatan-Electonic-Nose.jpg
(Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Dosen Universitas Lancang Kuning Muhammad Arif Asan M.Kom, mengucapkan terimakasih kepada tim ENOSIKA dari Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya) atas bantuan dan kerjasamanya untuk mewujudkan penelitian kematangan buah nenas menggunakan Electronic nose (penciuman Electronic).

Saat berbincang via telepon dari Surabaya, ia mengatakan bahwa pengerjaan Electronic nose merupakan buatan dari tim ENOSIKA ITS yaitu Prof.Riyanarto Sarno dan Shoffi Izza Sabilla yang merupakan tim peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Shoffi Izza Sabilla merupakan mahasiswa S3 ITS Surabaya bimbingan Prof. Riyanarto Sarno yang sedang melakukan riset mengenai electronic nose yang diberi nama ENOSIKA ITS. Saat ini, ENOSIKA ITS telah digunakan untuk berbagai macam riset seperti mendeteksi penyakit diabetes dan autentikasi kemurnian daging.dikatakanya untuk mempermudah penelitian dan riset telah dibuat web dengan alamat https://enoseits.files.wordpress.com dan E Nose ITS juga tergabung dalam grup itu, dengan adanya grup komunitas itu mampu berbagi pengetahuan dan temuan temuan baru. 

"Prof Riyanarto Sarno dan Shoffi Izza Sabilla adalah tim teaching dari ITS yang membantu terlaksananya penelitian ini.
Dijelaskan Arif, sampel yang digunakan dalam alat penciuman Electronic itu adalah buah nenas dikarenakan nenas merupakan buah identik yang berkembang dari provinsi Riau. Tentunya kita berterima kasih kepada ITS, Prof. Ryanarto Sarno dan Bu Shoffi, saya juga meminta maaf kepada Tim ITS karena saat alat ini diperkenalkan tidak menyebutkan peran mereka, dan secara langsung kita juga telah meminta maaf, Ujar Arif.

Sebelumnya dipertengahan November, beberapa dosen Unilak memperkenalkan Electronic Nose dengan cara kerja alat ini dengan teknologi berbasis mikrokontroler yang mampu mengumpulkan data dari sampel buah nenas yang digunakan. Alat dengan berat 5kg ini berfungsi untuk mendeteksi kematangan buah apakah masak, matang atau mentah dan lain lain.