Aktual, Independen dan Terpercaya


Inilah Perempuan Berhijab Rela Basah-basahan Payungi Pengemis Lumpuh

Julia-Wahyu-Ningsih.jpg
(INSTAGRAM/JULIAWAHYUNINGSIH)

Laporan: Nabila Delviona Adisri

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Seorang perempuan berhijab rela berbasah-basahan memayungi seorang pengemis lumpuh saat hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru, Kamis, 17 Oktober 2019 lalu.

Dari video direkam warganet kemudian viral tersebut, terlihat seorang perempuan berhijab berlarian menghampiri sang bapak, ternyata karyawati Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pembantu Tuanku Tambusai.

Karyawati tersebut bernama Julia Wahyu Ningsih. Ia bercerita ke RIAUONLINE.CO.ID, saat melihat pengemis lumpuh merangkak kehujanan, spontan ia mengambil payung dan berlari menuju laki-laki paruh baya tersebut. 

"Kemarin saya mau ke Alfamart, terus dalam perjalanan saya lihat bapak itu basah-basah diguyur hujan," ujar Julia Wahyu Ningsih, Senin, 21 Oktober 2019.

 

Lia, sapaannya, lalu menceritakan, usai melihat pengemis lumpuh berjalan merangkak beringsut-ingsut saat hujan deras mengguyur, ia langsung menyambar 

"Lalu saya datangi beliau, terus saya tanya, Bapak mau kemana?" Beliau bilang mau berteduh di halte," kata Lia menirukan percakapan dirinya dengan si pengemis lumpuh tersebut. 

Setelah menanyakan tersebut, Lia memanyungi pengemis lumpuh menuju halte. Tak lama kemudian, seorang sekuriti, teman sekantornya berjalan menuju dirinya dan pengemis itu.

Kepada sekuriti tersebut, Lia meminta bantuan temannya untuk membawa pengemis lumpuh ke depan kantor saja sambil menunggu hujan.

"Jadi teman saya menggendong bapak tersebut sampai depan kantor, agar tidak terkena air hujan lebih lama," kata Lia. 

"Alhamdulillah Bapak itu bisa berteduh, walaupun kami sama-sama basah, namun bisa berteduh," tuturnya. 

Lia menceritakan, ia sering melihat pengemis lumouh itu meminta-minta di pinggir jalan dekat halte.

"Sering Mbak, kalau saya pulang kerja atau lagi ada kegiatan mau pergi sama teman-teman kantor saya sering melihat beliau duduk dekat halte," pungkasnya.