Salat Istisqa di Halaman Kantor Gubernur, Syamsuar tak Hadir

Salat-Istisqa-di-Kantor-Gubernur.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ribuan warga Riau terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) serta beragam latar belakang, tumpah ruah di halaman kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, untuk melaksanakan Salat Istisqa atau Salat Minta Hujan, Rabu, 11 September 2019. 

Dari pelaksanaan Salat Istisqa tersebut, tak terlihat Gubernur Riau, Syamsuar. Informasi diperoleh, Gubernur Syamsuar hari ini berangkat ke Bangkok. Thailand, untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Thailand-Malaysia Growth Triangle (ITM-GT), 10-13 September 2019, di Krabi, Thailand. 

Gubernur Riau, Syamsuar, secara khusus kepada RIAUONLINE.CO.ID, mengakui, ia memang ke Thailand. Kehadirannya tersebut untuk mempresentasikan potensi-potensi dan keunggulan Riau di depan para pihak dari Thailand, dan Malaysia. 

"Sayo bukan jalan-jalan ke Thailand. Makanya saya tak gunakan paspor hijau, melainkan paspor hitam paspor diplomat, utusan negara. Sayo berjuang di pertemuan tersebut untuk menaikkan harga sawit, karet dan kelapa milik petani Riau, rakyat Riau," tuturnya, Rabu pagi. 

Salat Istisqa tersebut selain dihadiri ribuan orang, juga terlihat Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution serta pejabat pratama Pemerintah Provinsi Riau. 

Dalam rilis diterima RIAUONLINE.CO.ID, Selasa, 10 September 2019, Syamsuar sudah menginstruksikan kepada seluruh ASN dan THL untuk melaksanakan Salat Istisqa, Rabu pagi, pukul 07.30 WIB. 

"Sebagai manusia kita sudah lakukan secara maksimal memadamkan api. Karena api tidak kunjung padam. Saya sudah mengeluarkan instruksi kepada Bupati dan Wali Kota se-Riau untuk melaksanakan Salat Istisqa (meminta hujan) bersama seluruh umat muslimin dan muslimat," kata Syamsuar, Selasa, 10 September 2019.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, kembali mendeteksi ribuan titik panas di Pulau Andalas, Sumatera. Berdasarkan citra satelit Terra dan Aqua, Rabu pagi, pukul 06.00 WIB, sebanyak 1.211 titik panas menyebar di sembilan provinsi. 
 
Jambi masih memuncaki penyumbang titik panas terbanyak mencapai 496 titik. Selanjutnya Sumatera Selatan 305 titik panas, Riau 258 titik, Sumatera Barat 11, Sumatera Utara 10, Bangka Belitung 78, Bengkulu 1, Kepri 11, dan Lampung 42 titik panas.