Aktual, Independen dan Terpercaya


Kala Presiden Riau Merdeka Disembunyikan Usai Pembacaan Proklamasi

Wiranto-dan-Tabrani-Rab.jpg
(FACEBOKK/DIANA TABRANI RAB)
RIAUONLINE, PEKANBARU - Presiden Riau Merdeka Tabrani Rab ternyata pernah disembunyikan oleh para pemuda saat isu Riau Merdeka cukup menggemparkan pemerintahan Republik Indonesia yang kala itu dipimpin oleh BJ Habibie.
 
Peneliti Riau Merdeka, Ronny Basista mengatakan, penyembunyian tersebut dilakukan oleh para tokoh Riau Merdeka yang terdiri dari tokoh masyarakat dan mahasiswa pada tahun 1999.
 
Upaya menyembunyikan pendiri kampus Universitas Abdurrab tersebut, dilakukan setelah Tabrani Rab melakukan proklamasi kemerdekaan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh di Riau 
 
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka Tabrani disembunyikan, namun pemerintah tidak mengambil langkah untuk menculiknya karena dipandang tidak membahayakan keamanan negara," jelasnya, Minggu, 16 Juni 2019.
 
 
Diceritakan Ronny, pembacaan proklamasi didasari oleh adanya tuntutan dana bagi hasil migas 10 persen untuk Riau yang dipelopori oleh tokoh Riau Tabrani Rab. 
 
Saat itu, Presiden Habibie langsung membentuk tim untuk merancang UU otonomi daerah, namun saat tim belum menyelesaikan RUU, Tabrani sudah memproklamirkan Riau Merdeka pada 15 Maret 1999.
 
"Segera suasana saat itu tegang. Tabrani disembunyikan oleh para pendukungnya. Namun sikap tenang pemerintah pusat saat itu berhasil meredamnya," tuturnya.
 
Pun begitu, Menkopolkam saat itu Faisal Tanjung mengecam setiap bentuk upaya separatisme termasuk proklamasi Riau Merdeka dan mengancam akan melibas semuanya.
 
"Makanya, saat itu para pejuang Riau Merdeka memilih untuk menyembunyikan Tabrani Rab," imbuhnya.
 
Sementara anak jati Riau yang menjadi menteri dalam negeri saat itu, Syarwan Hamid, mengatakan bahwa gerakan tersebut tidak berbahaya dan menganggap pembacaan proklamasi hanya sekedar membaca puisi.
 
"Syarwan merupakan bagian dari pemerintah pusat yang tentu berupaya agar gerakan ini tidak berkembang," tegasnya.