Kampanye di Dumai, Jokowi janjikan Ferry RoRo Malaka-Dumai

Jokowi-Yusril-Ihza.jpg
(Tempo.co)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo melakukan kampanye terbuka di Kota Dumai, Provinsi Riau. Kampanye itu diselenggarakan di Bukit Gelanggang, Kota Dumai.

Ribuan simpatisan Jokowi hadir di kampanye terbuka hari kedua tersebut. Dengan mengenakan kemeja putih dan jeans biru serta sepatu kasual, petahana disambut meriah warga kota pelabuhan itu.

Selain Jokowi, juga tampak hadir Iriana Joko Widodo, ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko hingga Gubernur Riau Syamsuar ikut serta dalam kampanye terbuka di lokasi tersebut.

Jokowi mengawali orasi kampanye dengan mengajak masyarakat Dumai bersama memerangi hoaks dan fitnah. Ajakan serupa yang kerap ia dengungkan kala bertemu dengan para pendukungnya. Dia mengklaim 4,5 tahun memimpin Indonesia selalu sabar menghadapi fitnah dan hoaks yang menyerangnya.

Dia pun meminta pendukungnya untuk bersama-sama meluruskan informasi tidak benar tersebut. Salah satunya isu PKI yang selalu disematkan kepada mantan Walikota Solo itu.

"Kita semua yang hadir disini harus berani melawan. Saya ini sebetulnya sudah 4,5 tahun difitnah, dihujat, saya diam," kata Jokowi seraya mengulangi kata "saya diam" hingga tiga kali.

"Tapi hari ini saya minta bapak ibu saudara sekalian meluruskan fitnah itu," lanjutnya yang dijawab dengan sorakan pendukungnya.

Jokowi juga mencontohkan hoaks yang kerap ia terima, masih Seputaran isu PKI. "Saya berikan contoh, ada yang nuduh presiden Jokowi itu PKI. Saya diam. PKI itu dibubarkan tahun 65, saya lahir tahun 61. Apa ada PKI balita?," ujarnya lagi dan disambut sorak tawa para pendukungnya.

Saya berikan contoh ada yg nuduh fitnah presiden Jokowi itu PKI, saya diam. PKI itu dibubarkan tahun 65 saya lahir tahun 61, apa ada PKI itu balita??!! (Audiens ketawa), yg benar saja.
Kita semua yg hadir disini harus berani melawan, saya ini sebetulnya sudah 4.5 tahun dihina fitnah hujat, saya diam3x, sabar, tapi hari ini saya minta bapa ibu saudara sekalian meluruskan fitnah itu, setuju???

Saya berikan contoh ada yg nuduh fitnah presiden Jokowi itu PKI, saya diam. PKI itu dibubarkan tahun 65 saya lahir tahun 61, apa ada PKI itu balita??!! (Audiens ketawa), yg benar saja.

Selain meminta pendukungnya untuk melawan hoaks, Jokowi turut menebar janji. Jokowi mengaku mendapat informasi rencana penyeberangan kapal Roro rute Dumai - Malaka yang hingga kini masih simpang siur.

"Saya dapat tulisan bahwa kapal Roro masih maju mundur. Saya tegaskan, kapal Roro Melaka Dumai saya setujui," teriak Jokowi.

Rencana menghubungkan Dumai - Malaka sebenarnya sudah bergulir dalam satu dekade terakhir. Rencana itu dicetuskan oleh Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal namun ada kendala yang belum terpecahkan dan hingga kini tidak terealisasi.

Jokowi mengaku telah memberikan persetujuan rencana itu meski dia tidak menjelaskan secara rinci.

Selain itu, Jokowi juga turut menyebutkan penyediaan lapangan pekerjaan di wilayah yang ada perkebunan sawit. Menurut dia, dua BUMN yakni Pertamina dan PTPN V telah menandatangani kerjasama untuk penyediaan bahan bakar nabati yang nantinya bisa menyerap banyak tenaga kerja. Terutama wilayah perkebunan sawit.

"Sudah ada MoU PTPN dan Pertamina, ini akan buka lapangan pekerjaan yang ada kepala sawitnya," tuturnya.

Jokowi menutup kampanye dengan mengajak masyarakat Dumai mencoblos di TPS pada 17 April 2019.

"17 April tinggal 22 hari, saya titip pada tanggal itu marilah kita mengajak kawan-kawan kita saudara saudara kita untuk datang berbondong-bondong ke TPS. Setuju enggak? Acung jari, acung jempol," tambah Jokowi lagi. (**)