Neno Warisman Masih Tertahan di Gerbang Bandara, Ini Alasannya

nenowarisman-dihadang.jpg
(Tanjung)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Usai bernegosiasi dengan aparat keamanan, massa penjemput Neno Warisman menyatakan kepolisian tidak memberi izin Neno Warisman untuk keluar dari Bandara Sultan Syarif Kasim.

Dikatakan Datuk yang tidak ingin menyebutkan namanya ini, kepolisian beralasan menghindari kerusuhan sehingga belum membolehkan Neno keluar dari Bandara.

"Pihak kepolisian belum mengizinkan buka pagar, alasannya suasana kini tidak kondusif, padahal kita di luar ini adalah massa penjemput, massa penghadang sudah tidak ada," ujarnya.

Datuk melanjutkan dirinya sudah menyampaikan kepada kepolisian untuk segera membuka pagar agar situasi tidak semakin rumit karena laskar Melayu sedang dalam perjalanan menuju Bandara.

"Saya sudah sampaikan pada Kapolresta, kami ingin para laskar tidak perlu ke bandara, kalau laskar sudah ke bandara ini hal yang tidak kami inginkan akan terjadi, ini tidak akan selesai di bandara," jelasnya.

Selain itu, alasan tidak dilepaskannya Neno Warisman adalah karena Kapolda Riau melarang aksi deklarasi 2019 Ganti Presiden.

"Polda bilang 2019 Ganti Presiden tidak boleh, saya katakan kita tidak bisa melarang masyarakat, karena ini keinginan mayoritas masyarakat Riau," tuturnya.

Terakhir, Datuk meminta massanya untuk menahan diri karena sejumlah elemen masyarakat sudah menghubunginya dan meminta semua massa untuk bersabar.

"Ada yang menelpon saya, mereka minta ditunggu, jadi kita bersabar saja, Insyaallah semakin malam semakin banyak massa yang datang," tutupnya.