Jalan di Bungaraya Rusak Berat, Diduga Akibat Kendaraan Perusahaan Sawit

jalan-rusak-siak.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, SIAK - Ruas jalan di beberapa titik di wilayah Kecamatan Bungaraya Siak kondisinya saat ini mulai pecah dan hancur. Hal ini membuat warga sekitar khususnya Kampung Buantan Lestari Gerah.

"Kerusakan sejumlah jalan yang ada di Kecamatan Bungaraya diduga disebabkan oleh aktifitas kendaraan PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL). Perusahaan yang bergerak dibidang Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang melintasi jalan tersebut melebihi tonase kekuatan jalan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten siak." Kata Muhamad Yusa Tokoh Masyarakat Buantan Lestari kepada wartawan (16/8/2018).

Yusa mengatakan, sebelum adanya aktifitas perusahaan tersebut, kondisi jalan kala itu masih bagus dan mulus.

"Sebelum ada aktifitas PT TKWL, kondisi jalan di wilayah Bungaraya masih mulus. Tapi sekarang bisa dilihat sendirilah semua sudah mulai pecah dan hancur," katanya.

Yusa meminta kepada pihak PT TKWL agar bisa bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan itu. Dia mengancam bakal membuat aksi di jalan bersama masyarakat lainnya bila jalan tersebut tidak diperbaiki perusahaan.

"Kami akan Buat Portal jalan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Siak itu,"ujarnya.

Selain itu, Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Siak tidak membiarkan begitu saja jalan dirusak oleh Perusahaan sawit itu.

Apalagi kata Yusa, sejak awal perusahaan membangun Perkebunan juga banyak bermasalah dengan masyarakat, terutama persoalan lahan yang hingga kini belum tuntas permasalahannya.

Sejak perusahaan berdiri,masyarakat yang ada di sekitar Perusahaan tidak pernah di perhatikan.

"Mana janji TKWL yang katanya mau bantu masyarakat sekitar perusahaan, toh nyatanya sampai sekarang belum ada juga."

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak Irving Kahar menegaskan ihak PT TKWL harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat itu.

"Pokoknya PT TKWL harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan dari Bungaraya hingga Sabak Auh, karena kendaraan CPO miliknya yang membuat jalan yang ada rusak," kata irving.

Menurut Irving seharusnya pihak PT TKWL tidak hanya memperbaiki jalan yang rusak saja. Akan tetapi harus bisa menjaga dan mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

Sementara itu Diretur PT TKWL Sirad belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi wartawan panggilan selulernya tidak tersambung. (*****)