2 Titik Api Hanguskan 23 Hektar Lahan di Pelalawan Padam Usai 3 Hari

Bupati-Pelalawan-Pimpin-Pemadaman-Karhutla.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)


RIAU ONLINE, PELALAWAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, akhirnya dapat dipadamkan setelah 3 hari api yang membesar itu melalap kebun masyarakat dan semak belukar tersebut.

Dua titik api yang membesar sejak Jumat, 13 Juli 2018 lalu itu melahap kebun kelapa sawit milik warga, yang berusia sekitar 3 sampai 4 tahun.

"Di Desa Batang Nilo lahan yang terbakar kurang lebih 20 Hektar. Terdiri dari kebun masyarakatan dan semak belukar," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, Senin, 16 Juli 2018

Api juga menghanguskan 3 hektar lahan sisa tanaman dan batang Akasia serta semak belukar yang ditumbuhi pakis di Jalur 9 Desa Air Hitam Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, tepatnya di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

"Lahan yang terbakar di Air Hitam lebih kurang 3 hektar. Api sudah berhasil dipadamkan dan sedang pendinginan," ujarnya.

Kondisi lahan yang bergambut membuat api baru dapat dipadamkan pada Minggu, 15 Juli kemarin. Selain itu, dikatakan Hadi, pemadaman juga terkendala akses jalan yang cukup sulit dan terbatasnya stok air.

"Kondisi lahannya yakni gambut. Kendala kita jalan akses ke dalam cukup sulit dan keterbatasan stok air," ungkapnya, Senin, 16 Juli 2018.

Tidak adanya sumber air di lokasi membuat tim gabungan yang terdiri dari 45 personel Polres Pelalawan, 3 personel TNI, 12 orang dari Masyarakat Peduli Api (MPA), 15 orang dari Satpol PP dan Damkar, 12 orang anggota Regdam Disbun, 7 personel Manggala Agni, 8 orang dari BPBD, serta dari pihak perusahaan, harus mendrop air menggunakan mobil tangki dari luar lokasi. Sementara, kondisi api sudah menyebar di tiga titik dengan jarak 10 hingga 250 meter.

"Kita juga dibantu pemdaman udara menggunakan helikopter Water Bombing (WB)," tandasnya. 

Selain itu, dikerahkan pula antara lain 15 unit kendaraan roda empat, 2 unit roda enam, 11 unit mootr, 16 unit mesin pemadam, dan dua unit alat berat. (****)