Lapas Pekanbaru Dihuni Napi-napi Kelas Kakap

LP-Pekanbaru-diberondong-peluru.jpg
(Istimewa Ditjen PAS)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Sejumlah terpidana beresiko tinggi, mengisi sel-sel di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pekanbaru. Dengan adanya napi-napi kelas kakap ini, LP pun menjadi tempat yang cukup rawan.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yulis Sahruza di Pekanbaru, Senin, 9 Juli 2018 menjelaskan, sejumlah terpidana bandar dan sindikat narkoba tinggal di sini.

"Sedikitnya sembilan terpidana narkoba dengan hukuman maksimal. Ada delapan Napi yang putusannya mati dan seumur hidup. Ditambah satu lagi kemarin yang juga seumur hidup," katanya.

Baca:

Lapas Pekanbaru Diberondong Tembakan OTK

Polisi Bentuk Tim Khusus Selidiki Penembakan di Lapas Pekanbaru

Dia menjelaskan seluruh Napi kasus narkoba dengan hukuman maksimal tersebut memberikan ancaman tersendiri dalam pengamanan Lapas Klas IIA Pekanbaru.

Terlebih lagi, kondisi Lapas yang saat ini melebihi kapasitas hingga lebih dari 100 persen harus memiliki skema penjagaan yang maksimal.

Lapas Klas IIA Pekanbaru dengan populasi terpadat di Provinsi Riau. Sejumlah insiden dengan melibatkan senjata api pernah terjadi di Lapas tersebut.

Sebelumnya, pada November 2017 silam, seorang Napi gembong narkoba bernama Satriandi berhasil melarikan diri setelah menodongkan senjata api ke sejumlah sipir jaga. Hingga kini Satriandi tak kunjung ditemukan.

Terkait keberadaan Napi yang "high risk" yang menghuni Lapas Klas IIA Pekanbaru juga diakui sebagai ancaman tersendiri oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Muhammad Diah.

Ia mengatakan Kanwil Kemenkumham Riau sebenarnya memiliki wacana untuk memisahkan pada tahanan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dengan tahanan lainnya. Namun, wacana tersebut terbentur dengan fasilitas yang ada saat ini.

"Kalau kondisi overload bukan masalah di Pekanbaru saja, namun seluruh Indonesia, sehingga sulit untuk memisahkan high risk dengan umum, karena fasilitas terbatas," ujarnya.

"Namun kita selektif untuk menghindari kontaminasi terhadap mereka dengan kondisi yang ada, fasilitas dan personel yang kita miliki," ujarnya. (**)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id