Inilah Sederet Tragedi di Danau Toba

Tim-SAR-temukan-korban-kapal-tenggelam.jpg
(MERDEKA.com)

 

RIAU ONLINE - Dikelilingi tebing tinggi dan gunung membuat Danau Toba, Sumatera Utara menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Indonesia.

Namun dibalik keindahanya yang memikat setiap pengunjung, terselip pula sejumlah tragedi di Danau Toba. Yang terbaru peristiwa terbalik dan tenggelamnya KM Sinar Bangun. Sampai saat ini 192 orang yang menumpangi kapal tersebut masih hilang.

Berikut sejumlah tragedi yang terjadi di Danau Toba, seperti dilansir dari merdeka.com, Kamis, 21 Juni 2018.

Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Senin, 18 Juni lalu, menjadi hari nahas bagi KM Sinar Bangun. Kapal itu tenggelam di Danau Toba Sumatera Utara. Data di Posko Pelabuhan Tigaras Danau Toba, Sumut mencatat, sebanyak 192 orang yang menumpangi kapal tersebut hilang.

Basarnas mengerahkan 70 orang berkemampuan di darat, laut dan udara untuk mencari korban KM Sinar Bangun. Hingga kemarin, menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, sudah ditemukan 21 orang.

"Jadi dari 21 orang, yang meninggal 3 dan selamat 18 orang. Karena kita sendiri juga belum tahu fixnya berapa jumlah ini, karena kita enggak tahu kemarin kita sudah bagi tugas seharian di sana, bersama dari Kemenhub, KNKT maupun dari Jasa Raharja," kata dia, Rabu, 20 Juni 2018.

Helikopter Jatuh di Danau Toba

Helikopter EC-130 PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta hilang pada Minggu, 11 Oktober 2015. Helikopter yang mengangkut 5 orang penumpang itu hilang kontak dalam penerbangan dari Samosir menuju Bandara Kualanamu, Sumut.

Helikopter itu dipastikan jatuh di perairan Danau Toba. Seorang penumpang, Fransiskus, ditemukan dalam keadaan hidup.

Helikopter itu dipiloti Kapten Teguh Mulyatno (55), didampingi teknisi Hary Purwantono (57), Fransiskus (22) sebagai Helicopter Landing Officer (HLO), dan dua penumpang lain yaitu pamannya, Nur Haryanto (46), dan Sugianto (47).

Tabrakan kapal di Danau Toba

Dua kapal feri bertabrakan di peraiaran Danau Toba. Feri Toa Toba I dengan KM Yola yang bergerak dari Tomok menuju Parapat bebrtabrakan dengan KM Yola di perairab Toba dekat Tomok, Samosir, Minggu 8 September 2013, sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat benturan ini, 4 dari 85 penumpang KM Yola tenggelam dan hilang setelah tercebur ke laut.

Minibus terjun bebas ke Danau Toba

Kamis, 28 Juni 2012, sebuah minibus Mitsubishi L-300 terjun ke jurang di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Lima dari 12 orang penumpang mobil itu mengalami luka-luka. Minibus berpelat BK 1170 SO datang dari arah Mandailing Natal menuju Medan.

Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalamnya jurang juga sempat menyulitkan Tim SAR untuk mengevakuasi para korban.