PSMTI Turut Sukseskan Pilgubri 2018

PSMTI-ke-KPU.jpg
(ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Para pimpinan dan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) se-Riau bersama utusan generasi muda dan mahasiswa-mahahiswi Buddhis dengan total sekitar 50 orang memenuhi undangan kegiatan sosialisasi pemilihan pasangan Gubernur Riau tahun 2018 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Ahad, 10 Juni 2018.

Rombongan yang dipimpin oleh Peng Suyoto B.Com itu tampak serius mengikuti pemaparan oleh para komisioner KPU Riau terkait berbagai hal dalam mensukseskan pemilihan putera terbaik untuk meminpin Bumi Lancang Kuning dan pasangan Bupati Inhil pada Rabu, 27 Juni mendatang.

Dalam sesi tanya-jawab, perwakilan PSMTI mengusulkan agar KPU Riau beserta jajarannya dapat memanfaatkan berbagai media sosial dan KTP elektronik yang wajib dibawa saat penyoblosan agar pilgubri dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin memberikan apresiasi atas berbagai pertanyaan dan saran dari rombongan PSMTI yang hadir.

“Terima kasih atas kehadiran dan antusias teman-teman PSMTI dalam mensukseskan pilgubri yang tinggal menghitung hari,” ujar Nurhamin.

Di akhir kegiatan tersebut ditandatangani Piagam Kesepahaman Bersama antara ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau dan ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) provinsi Riau dalam rangka Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 yaitu :

1. Menyebarluaskan himbauan kepada masyarakat tentang ajakan ke Tempat Pemungutan Suara(TPS) pada tanggal 27 Juni 2018 di fasilitas umum yang dapat didengar oleh khalayak ramai;
2. Mendorong peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 dengan target capaian 77,5 % pemilih;
3. Melakukan musyawarah dengan badan Adhoc penyelengara tinggkat PPK, PPS dan KPPS sesuai tingkatannya agar penyelenggaraan Pemilihan secara keseluruhan dapat berjalan dengan aman dan tertib;
4. Sepakat untuk mengkampayekan Kampanye Anti Politik Uang, Anti Politik SARA dan Anti Hoax.

Kegiatan sosialisasi pilgubri itu diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.