NU Riau Dukung Jokowi Dua Periode, Ini Syaratnya

PWNU-RIAU.jpg
(Tanjung)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau menyatakan dukungannya kepada Presiden Ir Joko Widodo pada saat Pilpres 2019 nanti, namun dengan syarat tertentu.

Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad mengatakan Jokowi butuh pendamping dari kalangan Nahdiyin, mengingat saat ini Jokowi harus dihadapkan sejumlah persoalan.

"Jokowi hari ini tidak melawan politik uang, politik kerja dan politik program, tapi yang dilawannya adalah hoax dan radikalisme, sementara disemua tingkatan NU, kita menyuarakan anti hoax dan radikalisme," ungkap anggota DPRD Riau ini, Minggu 10 Juni 2018.

Ditambahkan Rusli, selama ini Jokowi sangat dekat dengan warga Nahdiyin, itu terlihat seperti kebiasaan beliau yang sering mengunjungi Pesantren atau hanya sekedar bersilaturahmi dengan Ulama NU.

"Apalagi pada 9 Mei lalu, beliau menghadiri Harlah NU di Riau, saya mengapresiasi itu, itu membuktikan bahwa beliau bahagian dari NU, jadi jangan ragukan keislaman beliau," jelas Politisi PDIP ini.

Lebih lanjut, PWNU menyodorkan tiga nama kepada Jokowi agar bisa dijadikan sebagai pendamping beliau di Pilpres 2019 nanti, diantaranya Said Aqil, As'ad Said Ali, dan Muhaimin Iskandar.

"Kita minta presiden menunjuk warga NU menjadi Cawapres beliau di 2019-2024, ada ketua PBNU dua Periode NU Said Aqil Siradj M.A," ujarnya.

"Lalu kepada mantan wakil Ketua BIN dari jaman Presiden Soeharto sampai SBY, yakni As'ad Said Ali, dan terakhir Panglima Santri yang juga ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar," ujarnya lagi.

Ketiganya, kata Rusli sangat mumpuni untuk dijadikan Cawapres sehingga ia berharap agar satu dari ketiga tokoh nasional NU itu bisa dijadikan pendamping Jokowi pada 2019 nanti.

Rusli, secara pribadi sangat meyakini bahwa Jokowi akan melirik ketiganya dan ia sudah meminta doa kepada seluruh warga Nahdiyin agar permintaannya ini bisa dikabulkan.

"Orang tua saya saja ikut mendoakan, saya yakin dengan doa emak saya. Biasanya kalau emak saya ikut mendoakan, InsyaAllah terkabul," tutupnya.