Pemprov Riau: Pertamina Jangan Samakan Riau dengan Pulau Jawa

SPBU.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi menilai bahwa dalam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, PT Pertamina (Persero) hanya mampu melihat dari satu sisi yaitu disebabkan dari melambungnya harga minyak mentah dunia sampai lemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Sehingga, daerah di Indonesia mau tidak mau harus ikut merasakan imbas dari kenaikan harga minyak dunia ini. Padahal, masih banyak pertimbangan lainnya yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat yang diwakili oleh Pertamina untuk menerapkan kebijakannya hingga ke daerah-daerah.

"Terkait distribusi BBM di Riau memang ada beberapa catatan penting. Yang pertama selama ini operator (Pertamina) selama ini memandang pendistribusian kita itu cenderung sama dengan wilayah lainnya di Indonesia," katanya di Hotel Aryadutha, Rabu, 28 Maret 2018.

Tambahnya, Pertamina juga masih melihat bahwa pemikiran warga yang tinggal di Pulau Jawa sama dengan masyarakat yang tinggal di wilayah Sumatera khususnya Riau. Dimana, masyarakat Jawa tidak lagi memikirkan harga dalam menentukan jenis BBM apa yang nantinya akan mereka pergunakan.

Baca Juga Astaga, Di Sini Premium 'Hampir Punah'

"Sebenarnya tidak seperti itu. Kalau masyarakat di Jawa itu memang sudah tidak berpikir untuk membeli Premium. Kalau pun Premium dijual di sana juga tak begitu laku," imbuhnya.

Hijazi menilai bahwa penduduk Jawa lebih mementingkan kualitas BBM sehingga mereka lebih menggunakan Pertalite jika dibandingkan dengan Premium. Sementara, Riau masih membutuhkan asupan bantuan dan uluran pemerintah pusat meskipun Premium kini sudah tidak lagi disubsidi dan hanya merupakan harga penugasan saja.

"Karena mereka (warga Jawa) sudah berpikir dari segi kualitas. BBM yang di konsumsi sehari-hari itu adalah Pertalite. Sementara kita (Riau) masih berpikir hanya Premium. Oleh karena itu maka sudah semestinya ada kemudahan yang diberikan dari Pertamina terhadap masyarakat kita yang ada di daerah sampai pedesaan," jelasnya.

Selain itu, akses warga yang berada di Pulau Jawa juga terbilang sangat mudah dijangkau menggunakam moda transportasi apapun yang berbeda jika dibandingkan dengan Riau yang masih banyak penduduknya hidup dan tinggal daerah terpencil.

Klik Juga Dewan: Kalau Stok Premium Diputus, Diputus Saja, Jangan Bikin Masyarakat Berharap

"Kita harap adalah perhatian dari pemerintah pusat yakni dari Pertaminanya sendiri yang merupakan daerah penghasil. Jangan disamakan dengan daerah yang sudah semakin maju yang tidak lagi berpikir untuk mengkonsumsi Premium," tegasnya.

"Tidak ada salahnya juga Pertamina membantu rakyat Riau kalau dibandingkan dengan kontribusi yang dihasilkan serta sumbangan migas Riau ini," tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id